Oppo kembali meramaikan pasar ponsel tanah air dengan kehadiran perangkat terbarunya, Oppo A6c. Dikenalkan secara resmi pada Rabu, 20 Mei 2026, ponsel kelas pemula ini diposisikan untuk menjangkau konsumen yang mengidamkan gawai dengan harga bersahabat namun tetap memperhatikan sisi estetika desainnya. Oppo A6c hadir sebagai jawaban bagi mereka yang tidak ingin mengorbankan penampilan demi fitur fungsional.
Jiang Linlin, Chief Marketing Officer Oppo Indonesia, mengungkapkan bahwa peluncuran Oppo A6c didasari oleh pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pasar akan ponsel terjangkau dengan tampilan menarik. Ia menekankan bahwa perangkat ini dirancang secara khusus untuk memenuhi ekspektasi pengguna yang menginginkan kombinasi antara harga yang ramah di kantong, desain yang memikat, serta kenyamanan dan kegunaan sehari-hari. "Kami hadirkan Oppo A6c untuk para pengguna yang ingin tetap tampil modis tanpa perlu mengeluarkan biaya besar, sekaligus tetap merasakan pengalaman penggunaan yang nyaman dan fungsional," ujar Linlin dalam pernyataan resmi yang disampaikan kepada media.
Dari segi penampilan, Oppo A6c menampilkan siluet bingkai yang melengkung pada setiap sudutnya, memberikan sensasi ergonomis yang nyaman saat digenggam dalam waktu lama. Desainnya pun diperkaya dengan sentuhan kemewahan melalui pola 3D Dynamic Glow, sebuah ciri khas yang mengingatkan pada seri Reno dari Oppo, memberikan kesan premium pada perangkat kelas pemula ini. Namun, daya tarik utama Oppo A6c tidak hanya berhenti pada penampilannya. Sektor daya menjadi garda terdepan yang diunggulkan oleh ponsel ini.
Keunggulan kapasitas baterai menjadi sorotan utama Oppo A6c. Perangkat ini dibekali dengan baterai berkapasitas masif sebesar 7.000 mAh. Kapasitas sebesar ini diklaim mampu menopang aktivitas pengguna secara normal hingga tiga hari penuh tanpa perlu khawatir mencari sumber daya listrik. Untuk para gamer, khususnya pecinta genre MOBA, baterai ini sanggup menemani sesi bermain game selama 11,6 jam tanpa henti. Jika Anda lebih gemar menikmati konten video, daya tahan baterai Oppo A6c mampu memutar video selama 26,8 jam. Bahkan, dalam kondisi siaga atau standby, ponsel ini dapat bertahan hingga 28 hari.
Untuk mendukung pengisian daya baterai jumbo tersebut, Oppo A6c telah mengadopsi teknologi pengisian cepat (fast charging) berdaya 15 watt. Proses pengisian daya dari kondisi 1 persen hingga mencapai 21 persen membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Sementara itu, untuk mencapai kapasitas baterai penuh dari 1 hingga 100 persen, dibutuhkan waktu kurang lebih 2 jam 52 menit. Selain itu, Oppo A6c juga menyertakan fitur Reverse Wired Charging dengan daya 5 watt. Fitur inovatif ini memungkinkan pengguna untuk berbagi daya dengan perangkat lain, seperti earbuds nirkabel atau smartwatch, hanya dengan menggunakan kabel melalui konektor USB-C yang tersedia.
Menilik sektor tampilan visual, Oppo A6c dibekali dengan layar tipe LCD yang membentang seluas 6,75 inci. Layar ini menawarkan resolusi HD Plus yang cukup memadai untuk menampilkan konten dengan jelas. Sektor refresh rate menjadi nilai tambah, dengan dukungan 120 Hz yang memastikan pergerakan gambar pada layar terasa lebih mulus dan responsif, sangat bermanfaat saat menggulir laman atau bermain gim. Tingkat kecerahan maksimal layar mencapai 900 nit, memungkinkan penggunaan yang nyaman bahkan di bawah paparan sinar matahari langsung.
Untuk kebutuhan dokumentasi visual, Oppo A6c mengintegrasikan satu unit kamera belakang dengan resolusi 13 megapiksel. Di bagian depan, tersemat kamera tunggal beresolusi 5 megapiksel yang siap menemani pengguna dalam aktivitas swafoto maupun panggilan video.
Di balik kemampuannya, Oppo A6c ditenagai oleh chipset Unisoc T7250. Komponen inti ini dipadukan dengan pilihan konfigurasi memori yang cukup lega, terdiri dari RAM LPDDR4X sebesar 4 GB dan ruang penyimpanan internal yang mencapai 128 GB dengan teknologi UFS 2.2. Konfigurasi ini menjamin kelancaran dalam menjalankan aplikasi sehari-hari maupun multitasking ringan.
Dari segi durabilitas, Oppo A6c memiliki bobot 215 gram dengan ketebalan 9 mm. Perangkat ini juga telah mengantongi sertifikasi IP64, yang memberikan perlindungan terhadap masuknya debu dan percikan air, sehingga pengguna tidak perlu terlalu khawatir saat beraktivitas di luar ruangan. Untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan, layar Oppo A6c dilengkapi dengan fitur Splash Touch dan Oily-Hand Touch. Kedua fitur ini memastikan layar tetap responsif dan akurat meskipun tangan dalam kondisi basah atau berminyak.
Oppo juga menyematkan sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan pengalaman fotografi dan fungsionalitas ponsel. Fitur seperti AI Smart Image Matting 2.0 yang memungkinkan pemisahan objek dari latar belakang dengan cerdas, AI Clear Face untuk hasil foto wajah yang lebih jernih, serta AI Eraser untuk menghapus objek yang tidak diinginkan dari foto, hadir untuk memaksimalkan hasil jepretan pengguna. Selain itu, Oppo A6c juga mendukung integrasi dengan ekosistem AI yang lebih luas, termasuk Google Gemini, Google Lens, dan fitur keamanan Privacy Safe.
Perangkat ini hadir di pasar Indonesia dalam tiga pilihan warna menarik yang dapat disesuaikan dengan selera pengguna, yaitu Stone Brown, Feather White, dan Feather Purple. Konsumen dapat memperoleh Oppo A6c melalui berbagai jaringan toko mitra resmi Oppo di seluruh Indonesia, menjadikannya pilihan yang mudah dijangkau bagi para pencari ponsel terjangkau dengan keunggulan baterai tahan lama dan desain yang menawan.






