Tim Al Nassr akhirnya menorehkan sejarah baru di kancah sepak bola Arab Saudi. Dalam sebuah partai penutup musim 2025-2026 yang penuh gairah, Al Nassr berhasil mengamankan mahkota juara Liga Arab Saudi berkat kemenangan meyakinkan atas Damac FC. Pertandingan yang digelar di stadion kebanggaan mereka, Al Awwl Park, pada Jumat (22/5/2026) dini hari WIB, menjadi saksi bisu bagaimana tuan rumah mengukuhkan dominasi mereka. Dengan raihan tiga poin penuh pada pekan ke-34, Al Nassr memastikan tak ada lagi tim yang mampu menyalip perolehan poin mereka di puncak klasemen.
Keberhasilan ini tentu menjadi buah manis dari kerja keras seluruh elemen tim di bawah arahan pelatih Jorge Jesus. Mereka berhasil menuntaskan kompetisi dengan total 86 poin dari 34 pertandingan yang dijalani. Jarak dua poin yang berhasil mereka pertahankan dari rival terdekat, Al Hilal, hingga akhir musim, menunjukkan betapa ketatnya persaingan yang harus mereka hadapi. Laporan dari media terkemuka seperti Bola menggarisbawahi bahwa Al Nassr telah menunjukkan mental juara yang luar biasa, mampu menjaga konsistensi performa di momen-momen krusial.
Salah satu figur sentral dalam kemenangan bersejarah ini tak lain adalah sang kapten, Cristiano Ronaldo. Bintang asal Portugal ini tampil memukau dengan mencetak dua gol yang krusial. Bagi Ronaldo, trofi Liga Arab Saudi ini menjadi sebuah pencapaian personal yang sangat berarti, menandai gelar domestik pertamanya sejak ia memutuskan untuk merumput bersama Al Nassr pada Januari 2023. Kehadirannya tidak hanya membawa kualitas teknis yang mumpuni, tetapi juga aura kepemimpinan yang menular kepada rekan-rekannya.
Sejak peluit tanda dimulainya pertandingan dibunyikan, Al Nassr langsung menunjukkan ambisi mereka untuk segera memecah kebuntuan. Tim tuan rumah tampil dominan, menekan pertahanan Damac FC tanpa henti. Upaya keras mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34. Berawal dari sebuah sepak pojok yang dieksekusi dengan apik oleh Felix, bola lambung berhasil disundul oleh Sadio Mane ke dalam gawang lawan, mengubah skor menjadi 1-0. Keunggulan ini bertahan hingga jeda turun minum, memberikan energi positif bagi Al Nassr untuk paruh kedua.
Memasuki babak kedua, Al Nassr tidak mengendurkan serangan. Pada menit ke-52, publik Al Awwl Park kembali bersorak gembira. Kingsley Coman, usai terlibat dalam skema umpan satu-dua yang brilian dengan Sadio Mane, melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau kiper Damac FC. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Namun, semangat juang tim tamu patut diapresiasi. Damac FC berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-58. Melalui titik putih penalti, Morlaye Sylla sukses menaklukkan penjaga gawang Al Nassr. Gol ini sempat memicu ketegangan, apalagi setelah adanya tinjauan dari Video Assistant Referee (VAR) yang mengonfirmasi keputusan penalti tersebut.
Akan tetapi, Al Nassr menunjukkan mentalitas juara yang sesungguhnya. Cristiano Ronaldo kembali menjadi pembeda. Pada menit ke-63, ia berhasil mencetak gol spektakuler melalui tendangan bebas yang akurat, menghujam pojok atas gawang Damac FC. Gol ini tidak hanya menambah keunggulan Al Nassr menjadi 3-1, tetapi juga menandai sebuah rekor pribadi yang mengagumkan bagi Ronaldo. Total gol profesionalnya kini mencapai angka 972, sebuah pencapaian yang sangat jarang terjadi dalam sejarah sepak bola.
Pesta gol Al Nassr ditutup oleh Ronaldo sendiri pada menit ke-81. Menerima umpan matang dari Nawaf Boushal, ia dengan tenang menceploskan bola ke gawang kosong, menggenapi kemenangan timnya menjadi 4-1. Skor akhir ini tidak hanya menjadi penutup musim yang manis bagi Al Nassr, tetapi juga membawa kontras yang menyakitkan bagi Damac FC.
Kekalahan di laga kandang Al Nassr ini menjadi pukulan telak bagi Damac FC. Hasil minor di pertandingan pamungkas ini membuat mereka harus mengakhiri kompetisi di peringkat ke-16 klasemen. Kegagalan meraih poin di Al Awwl Park secara otomatis mengonfirmasi degradasi Damac FC ke divisi kedua Liga Arab Saudi untuk musim mendatang. Ini menjadi catatan pahit bagi mereka, yang harus menelan pil pahit setelah berjuang keras sepanjang musim.
Kemenangan ini bukan sekadar gelar juara, melainkan juga pembuktian atas visi dan strategi jangka panjang Al Nassr. Kedatangan pemain-pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo telah memberikan dampak signifikan, tidak hanya pada performa tim di lapangan, tetapi juga dalam meningkatkan popularitas dan daya tarik liga. Gelar ini diharapkan menjadi momentum awal bagi Al Nassr untuk terus meraih prestasi yang lebih gemilang di masa depan, baik di kancah domestik maupun internasional. Kegembiraan para pemain dan suporter Al Nassr yang memadati stadion pun menjadi bukti betapa berartinya trofi ini bagi mereka. Perayaan pun tak terhindarkan, mengukuhkan status Al Nassr sebagai raja baru Liga Arab Saudi musim 2025-2026.






