Dunia transportasi di Surabaya kini memasuki babak baru dengan kehadiran dua inovasi kendaraan listrik dari PT Indomobil Emotor Internasional. Perusahaan ini secara resmi memperkenalkan model terbaru mereka, QT dan QT Pro, kepada masyarakat kota metropolitan ini pada hari Minggu, 24 Mei 2026. Keputusan strategis ini dilatarbelakangi oleh keyakinan kuat akan potensi pasar yang sangat menjanjikan di Surabaya bagi kendaraan yang lebih ramah lingkungan, sebagaimana diinformasikan oleh sumber terpercaya Otorider.
Dalam hiruk pikuk kehidupan perkotaan yang senantiasa dinamis, tuntutan akan sarana mobilitas harian yang tidak hanya praktis dan efisien, tetapi juga nyaman dan berkelas, semakin meningkat. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Indomobil Emotor Internasional menawarkan dua varian yang dirancang untuk memenuhi ekspektasi konsumen modern. Varian QT hadir dengan penawaran harga yang kompetitif, dibanderol Rp16.900.000 dengan status OTR Surabaya, dan tersedia dalam enam pilihan warna menarik yang dapat disesuaikan dengan selera penggunanya. Sementara itu, bagi mereka yang mendambakan sentuhan premium, varian QT Pro menawarkan kombinasi warna dual-tone eksklusif dengan harga Rp20.700.000 OTR Surabaya.
Kedua tunggangan roda dua ini ditenagai oleh sistem penggerak yang mumpuni, mampu menghasilkan daya sebesar 1,5 kW dan mencapai tenaga puncak hingga 2,0 kW. Sektor suplai daya mengandalkan teknologi baterai inovatif LMO + LMFP, yang diklaim memiliki durabilitas tinggi dengan siklus pengisian daya yang dapat mencapai 800 kali. Model QT dilengkapi dengan satu unit baterai berkapasitas 1,44 kWh, yang menempatkan bobot total kendaraan pada angka 82,5 kg. Berbeda dengan itu, QT Pro mengusung konfigurasi dua baterai dengan total kapasitas 2,88 kWh, sehingga bobot kendaraannya sedikit lebih berat, yaitu 95,7 kg.
Manajemen PT Indomobil Emotor Internasional optimis bahwa karakteristik demografis dan geografis Surabaya sangat selaras dengan profil produk yang mereka tawarkan, yaitu efisiensi energi yang dikombinasikan dengan desain yang menawan. Pius Wirawan, yang menjabat sebagai CEO PT Indomobil Emotor Internasional, mengungkapkan pandangannya bahwa Surabaya merupakan salah satu kota dengan laju perkembangan tercepat di Indonesia, dan masyarakatnya dikenal sangat terbuka terhadap adopsi teknologi baru. "Oleh karena itu, kami melihat Surabaya sebagai pasar yang sangat potensial untuk kendaraan listrik, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan harian yang efisien, praktis, namun tetap memiliki nilai estetika yang tinggi," jelas Pius. Ia menambahkan bahwa kehadiran seri kendaraan listrik terbaru ini diproyeksikan akan menjadi solusi transportasi alternatif yang krusial untuk menunjang berbagai aktivitas kaum urban sehari-hari.
Lebih lanjut, Andre Tambajong, Sales Area Manager PT Indomobil Emotor Internasional, menegaskan visi perusahaan mengenai kendaraan listrik. Menurutnya, kendaraan listrik bukan hanya sekadar tentang keunggulan dalam hal efisiensi konsumsi energi dan biaya operasional yang lebih rendah. Ia percaya bahwa kendaraan listrik telah bertransformasi menjadi bagian integral dari gaya hidup modern masyarakat perkotaan masa kini. "Kami percaya kendaraan listrik bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga bagian dari gaya hidup modern masyarakat perkotaan saat ini," ujarnya.
Peluncuran ini menandai langkah penting bagi Indomobil dalam memperluas jejaknya di pasar kendaraan listrik Indonesia. Pemilihan Surabaya sebagai kota pertama untuk peluncuran model-model ini menunjukkan keyakinan perusahaan terhadap potensi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan pasar yang positif terhadap teknologi ramah lingkungan di kota tersebut. Dengan desain yang futuristik, performa yang andal, dan kesadaran akan isu lingkungan yang semakin meningkat, QT dan QT Pro diharapkan dapat merevolusi cara masyarakat Surabaya berinteraksi dengan moda transportasi mereka.
Inovasi ini juga sejalan dengan tren global menuju elektrifikasi transportasi yang semakin gencar. Pemerintah Indonesia pun terus mendorong penggunaan kendaraan listrik melalui berbagai kebijakan insentif untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menurunkan emisi gas rumah kaca. Dalam konteks ini, kehadiran PT Indomobil Emotor Internasional dengan produk-produk unggulannya di Surabaya diharapkan dapat mempercepat transisi menuju ekosistem transportasi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Pertimbangan teknis yang mendalam turut menjadi landasan pengembangan kedua model motor listrik ini. Penggunaan baterai LMO + LMFP, misalnya, dipilih karena kombinasi karakteristiknya yang unggul dalam hal keamanan, stabilitas termal, dan masa pakai yang panjang. Hal ini memberikan jaminan kepada konsumen bahwa investasi mereka pada kendaraan listrik ini akan memberikan nilai jangka panjang. Selain itu, bobot kendaraan yang relatif ringan, terutama untuk varian QT, menjadikannya sangat lincah dan mudah dikendalikan di tengah kepadatan lalu lintas perkotaan.
Lebih dari sekadar menjual produk, PT Indomobil Emotor Internasional juga berkomitmen untuk membangun ekosistem pendukung yang kuat bagi para pengguna kendaraan listrik. Hal ini mencakup penyediaan layanan purna jual yang prima, ketersediaan suku cadang yang memadai, serta edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan cara penggunaan kendaraan listrik yang optimal. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya ingin menjadi pemain di industri kendaraan listrik, tetapi juga menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada masa depan transportasi yang lebih hijau.
Peluncuran di Surabaya ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi ekspansi lebih lanjut ke kota-kota besar lainnya di Indonesia. Dengan strategi yang matang dan produk yang inovatif, PT Indomobil Emotor Internasional berambisi untuk menjadi pemimpin pasar dalam segmen kendaraan listrik roda dua di tanah air. Perjalanan menuju mobilitas berkelanjutan semakin nyata, dan Surabaya kini berada di garis depan revolusi ini.






