Kemenangan bersejarah dalam ajang Super League musim 2025/2026 bersama Persib Bandung tak hanya mengukuhkan dominasi Maung Bandung dengan raihan gelar ketiganya secara beruntun, namun juga menorehkan catatan emas bagi Saddil Ramdani. Ia kini dikenal sebagai pesepak bola pertama yang berasal dari Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, yang berhasil menyabet gelar juara di liga kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Di tengah euforia kemenangan tersebut, Saddil tak lupa mendedikasikan pencapaian luar biasa ini untuk sosok paling penting dalam hidupnya, sang ibunda tercinta.
"Yang pertama dan utama, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu saya, mama saya," ujar Saddil, sebagaimana dikutip dari kanal resmi Persib, Rabu. Pernyataan tulus ini mencerminkan kedalaman ikatan emosional dan penghargaan yang tinggi dari Saddil kepada ibunya, yang selalu menjadi sumber kekuatan dan inspirasinya. Pulau Muna sendiri merupakan sebuah wilayah kepulauan yang lokasinya berhadapan langsung dengan Pulau Buton, dan secara geografis berjarak sekitar 158 kilometer dari Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara. Keberhasilan Saddil menjadi bukti bahwa asal usul tidak menjadi penghalang untuk meraih impian tertinggi, asalkan diiringi dengan kerja keras, dedikasi, dan dukungan dari orang-orang terkasih.
Saddil Ramdani, yang bergabung dengan Persib Bandung pada musim ini, telah memberikan kontribusi signifikan dalam perjalanan gemilang Persib meraih gelar juara Super League 2025/2026. Pemain berusia 27 tahun ini telah membuktikan kapasitasnya di lapangan hijau dengan tampil dalam 25 pertandingan di ajang Super League musim ini. Dari penampilannya tersebut, ia berhasil mengemas tiga gol dan menyumbangkan satu assist, menunjukkan bahwa ia adalah aset berharga bagi tim yang berjuluk Maung Bandung. Peran pentingnya tidak hanya terlihat dari statistik gol dan assist, tetapi juga dalam momen-momen krusial. Salah satunya adalah saat ia diturunkan pada menit-menit akhir pertandingan pamungkas melawan Persijap Jepara yang dilangsungkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu, 23 Mei. Kehadirannya di lapangan pada detik-detik penentuan tersebut turut membantu mengunci satu poin krusial yang memastikan gelar juara bagi Persib.
Selain rasa syukur dan dedikasi untuk ibundanya, Saddil juga secara khusus menyanjung peran besar dari rekan setimnya, gelandang Persib, Adam Alis. Menurut pengakuan Saddil, Adam Alis menjadi sosok yang tak henti-hentinya memberikan motivasi dan dorongan semangat sepanjang musim ini. Ia menuturkan, Adam Alis sering kali mengingatkannya dengan kata-kata penyemangat, seperti, "Hei, kamu di sini harus bisa juara, kita harus berjuang keras di sini karena kita pasti bisa dengan komposisi pemain yang kita miliki sekarang." Bisikan dan keyakinan yang tulus dari Adam Alis inilah yang kemudian menjadi pemicu dan penguat tekad Saddil untuk memberikan penampilan terbaiknya di setiap pertandingan.
"Itu yang menjadi motivasi terbesar saya. Jadi saya meyakinkan diri sendiri, bahwa kita harus memastikan kemenangan bersama, kawan," ungkap Saddil, menunjukkan betapa pentingnya dukungan moral dari rekan satu tim dalam meraih sebuah tujuan bersama. Ikatan persaudaraan dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan oleh para pemain Persib menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka di musim ini.
Perlu dicatat, gelar Super League musim ini merupakan trofi juara pertama sepanjang karier profesional Saddil Ramdani di dunia sepak bola. Perjalanannya di kancah sepak bola profesional dimulai sepuluh tahun lalu ketika ia bergabung dengan Persela Lamongan. Sebelum meraih pencapaian luar biasa ini, prestasi terbaik Saddil adalah ketika ia berhasil meraih medali perak bersama Tim Nasional Indonesia U-23 dalam ajang SEA Games 2019 yang diselenggarakan di Filipina. Hal ini menunjukkan progres yang luar biasa dari Saddil, dari seorang pemain muda yang potensial hingga menjadi juara liga dan membanggakan daerah asalnya.
Kisah Saddil Ramdani ini menjadi inspirasi bagi banyak anak muda, khususnya mereka yang berasal dari daerah-daerah terpencil di Indonesia. Ia membuktikan bahwa mimpi besar dapat diraih melalui kerja keras, ketekunan, dan dukungan dari orang-orang terdekat. Lebih dari sekadar gelar juara, pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa talenta sepak bola Indonesia mampu bersaing di level tertinggi dan mengharumkan nama bangsa.
This article was rewritten using AI technology based on information from antaranews.com without altering the facts of the original article.






