Pamitan Milos Raickovic: Akhir Sebuah Era di Persebaya, Kenangan Tak Terlupakan untuk Bonek

Bung Towel

Surabaya – Kepastian tak lagi menghuni skuad Bajol Ijo di musim mendatang membuat gelandang asing asal Montenegro, Milos Raickovic, tak lupa menyampaikan ucapan perpisahan kepada seluruh elemen yang pernah bersamanya di Persebaya. Melalui platform media sosial pribadinya, Milos mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk berkostum tim kebanggaan Kota Pahlawan, menyebut masa-masa yang dilalui sebagai babak yang tak akan terlupakan.

Dalam unggahannya di akun Instagram @milos_rai, Milos menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh pihak di klub, dengan catatan tersendiri bagi satu individu yang tak ia sebutkan namanya, atas segala dukungan, kepercayaan, dan momen kebersamaan yang telah terjalin. Ia menegaskan bahwa mengenakan seragam Persebaya merupakan sebuah kehormatan dan keistimewaan tersendiri baginya. Sepanjang membela tim, Milos menyatakan selalu berupaya memberikan kontribusi maksimal dan merasa puas dengan perjalanan kariernya bersama Persebaya di musim yang baru saja usai.

Lebih dari sekadar ucapan terima kasih kepada klub, Milos secara khusus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendukung setia Persebaya, Bonek dan Bonita. Ia mengagumi semangat juang, loyalitas tanpa batas, serta energi luar biasa yang senantiasa mereka tunjukkan dalam mendukung tim kesayangan mereka. Pengalaman bermain di hadapan lautan hijau Bonek dan Bonita, menurut Milos, adalah sebuah kenangan yang akan terpatri kuat dalam ingatannya dan takkan pernah terlupakan.

Meskipun harus berpisah, Milos tetap menyimpan keyakinan besar terhadap masa depan Persebaya. Ia optimis bahwa klub berjuluk Bajol Ijo ini akan terus menorehkan perkembangan positif dan meraih berbagai kesuksesan di kompetisi mendatang. Milos memandang Persebaya sebagai sebuah entitas sepak bola besar yang senantiasa pantas mendapatkan pencapaian terbaik, termasuk meraih gelar juara di musim-musim selanjutnya.

Sang gelandang asal Montenegro ini bahkan tidak menutup kemungkinan akan terjalinnya kembali pertemuan antara dirinya dengan Persebaya di masa depan. Ia mengakhiri pesannya dengan salam khas yang penuh semangat, "Salam satu nyali, WANI!". Pernyataan ini mengindikasikan adanya keterbukaan dan harapan untuk kembali berseragam hijau di lain waktu.

Selama mengabdi untuk Persebaya di musim 2025/2026, Milos Raickovic menjelma menjadi salah satu pemain yang paling sering diturunkan dalam setiap pertandingan. Pemain berusia 32 tahun ini tercatat telah tampil dalam 33 pertandingan, dengan total menit bermain mencapai 2.618 menit. Perannya sangat krusial dalam menjaga keseimbangan lini tengah tim sepanjang musim kompetisi.

Tak hanya piawai dalam menggalang pertahanan, Milos juga turut berkontribusi dalam mendongkrak produktivitas gol tim. Ia berhasil mencetak tiga gol dan memberikan satu assist dalam ajang liga. Salah satu penampilan individualnya yang paling menonjol terjadi dalam pertandingan melawan PSBS Biak, di mana ia berhasil memborong dua gol sekaligus, mengantarkan Persebaya meraih kemenangan telak dengan skor 4-0. Catatan statistik ini menunjukkan betapa berharganya kontribusi Milos bagi skuad Bajol Ijo. Kepergiannya tentu akan menyisakan lubang yang harus diisi oleh penggantinya.

Perpisahan Milos Raickovic ini menjadi penutup dari sebuah perjalanan yang penuh makna bersama Persebaya. Pengalaman, dedikasi, dan momen-momen berharga yang telah ia berikan akan selalu dikenang oleh para penggemar. Harapan besar kini tertuju pada Persebaya untuk dapat terus melangkah maju dan mengukir prestasi gemilang di masa depan, sembari para pendukung setia tetap setia memberikan dukungan tak tergoyahkan.

Disclaimer

This article was rewritten using AI technology based on information from antaranews.com without altering the facts of the original article.

Also Read

Tags