Beban Kapten Garuda: Rizky Ridho Ambil Alih Kemudi di Tengah Absensi Penting

Bung Towel

Jakarta – Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, telah mengumumkan bahwa Rizky Ridho akan mengemban tugas sebagai kapten tim Garuda dalam dua pertandingan persahabatan internasional mendatang. Pertandingan krusial ini akan mempertemukan Indonesia dengan Oman pada Jumat, 5 Juni, dan kemudian melawan Mozambik pada Selasa, 9 Juni. Kedua laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, mulai pukul 20.00 WIB.

Penunjukan Ridho sebagai pemimpin lapangan ini menandai perubahan signifikan dari peran kapten sebelumnya. Ia akan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Jay Idzes, yang tidak dapat bergabung dengan skuad pada pemanggilan kali ini. Keputusan ini diambil lantaran bek tengah yang bermain di Serie A Italia bersama Sassuolo tersebut tengah fokus menjalani proses pemulihan cedera yang dialaminya pada pekan terakhir kompetisi domestiknya.

Menurut Herdman, pemilihan kapten bukanlah keputusan sepihak dari dirinya, melainkan sebuah proses kolektif yang melibatkan seluruh pemain. "Timlah yang memilihnya. Dan tim memilih Rizky Ridho sebagai kapten," ujar Herdman ketika ditemui oleh awak media seusai memimpin sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada hari Senin.

Pelatih asal Kanada itu kembali menegaskan prinsipnya dalam manajemen tim, di mana ia sangat menghargai otonomi para pemain dalam menentukan pemimpin mereka. "Ya, para pemain selalu memilih kapten mereka sendiri. Itu bukan keputusan pelatih. Tugas saya adalah memilih taktik, menentukan susunan pemain, memastikan kedisiplinan, dan berkomunikasi dengan media," jelas Herdman lebih lanjut.

Bagi Rizky Ridho, mengenakan ban kapten bukanlah pengalaman baru. Bek tengah berusia 24 tahun ini telah beberapa kali memimpin rekan-rekannya di lapangan. Berdasarkan catatan Transfermarkt, ini bukan kali pertama Ridho dipercaya memegang estafet kepemimpinan di level internasional.

Sebelumnya, Ridho pernah memimpin timnas Indonesia dalam dua pertandingan penting. Yang pertama adalah saat Indonesia menghadapi Vietnam dalam putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 21 Maret 2024 di SUGBK, Jakarta. Pertandingan debut Jay Idzes itu berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Indonesia. Laga kedua di mana Ridho menjadi kapten adalah pada 5 September tahun lalu, ketika Indonesia berhasil membantai Taiwan dengan skor telak 6-0 dalam sebuah laga uji coba yang digelar di kota kelahirannya, Surabaya, tepatnya di Stadion Gelora Bung Tomo.

Di level klub, Ridho juga telah membuktikan kapasitas kepemimpinannya. Ia telah menjabat sebagai kapten tim Persija Jakarta selama dua musim terakhir, menunjukkan konsistensi dan kepercayaan yang diberikan oleh rekan-rekan setim dan staf pelatih.

Sementara itu, absennya Jay Idzes dalam dua pertandingan FIFA Match Day kali ini menjadi momen pertamanya tidak masuk dalam daftar panggilan Tim Nasional Indonesia sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada Desember 2023. Sejak saat itu, bek berusia 25 tahun ini selalu menjadi bagian integral dari skuad Garuda, dan telah mengumpulkan 18 penampilan internasional. Debutnya sendiri terjadi pada pertandingan melawan Vietnam, yang merupakan momen di mana Rizky Ridho pertama kali menjabat sebagai kapten.

Meskipun Rizky Ridho siap mengambil alih peran kapten di lapangan, John Herdman mengakui bahwa kepemimpinan Jay Idzes, terutama di luar lapangan, memiliki dimensi yang sulit untuk digantikan. "Saya rasa Anda tidak bisa menggantikan Jay Idzes. Sesederhana itu. Apa yang dia lakukan di balik layar untuk tim ini luar biasa. Dia pemimpin sejati yang benar-benar peduli pada misi membawa Indonesia lolos dan naik ke level berikutnya," ungkap pelatih yang memiliki rekam jejak membawa Kanada lolos ke Piala Dunia tersebut.

Herdman menekankan bahwa kehadiran Idzes memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya secara taktis di lapangan tetapi juga dalam membangun kekompakan dan mentalitas tim. Namun, dengan penunjukan Rizky Ridho, timnas Indonesia optimis dapat tetap menunjukkan performa terbaiknya dalam menghadapi tantangan dari Oman dan Mozambik, sambil terus mematangkan persiapan menuju target-target yang lebih besar di masa depan.

Disclaimer

This article was rewritten using AI technology based on information from antaranews.com without altering the facts of the original article.

Also Read

Tags