Nissan Siapkan Kejutan: Pixo Klasik Bangkit Jadi Mobil Listrik Modern

Fitra Eri

Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari industri otomotif Jepang, di mana Nissan dikabarkan tengah bersiap untuk menghidupkan kembali salah satu model legendarisnya, Pixo, dalam wujud yang sepenuhnya baru: mobil listrik. Pixo, yang sebelumnya dikenal sebagai kendaraan berbiaya terjangkau di pasar Inggris sejak tahun 2009 dengan mesin konvensional, kini diproyeksikan akan mengaspal kembali dengan teknologi nol emisi.

Langkah strategis Nissan ini, seperti dilaporkan oleh Arena EV, tampaknya merupakan bagian dari pemanfaatan sumber daya yang dimiliki dalam aliansi mereka dengan produsen mobil lain. Alih-alih merancang model listrik baru dari nol, Nissan memilih untuk mengoptimalkan platform dan teknologi yang sudah ada, sebuah pendekatan yang efisien dan cerdas di tengah persaingan pasar kendaraan listrik yang kian memanas.

Lebih spesifik lagi, Nissan Pixo generasi terbaru ini akan berbagi basis teknis dengan Renault Twingo E-Tech. Kolaborasi ini akan memungkinkan produksi kedua model tersebut dilakukan di fasilitas perakitan yang sama, yaitu pabrik Renault yang berlokasi di Novo Mesto, Slovenia. Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat antar anggota aliansi untuk memaksimalkan efisiensi produksi dan pengembangan.

Dari penampakan prototipe yang berhasil tertangkap kamera, Pixo baru ini diperkirakan akan mempertahankan siluet mungil dan proporsi yang tegak, mirip dengan sosok Renault Twingo. Namun, ciri khas Nissan akan tetap terlihat jelas pada bagian depannya. Desain lampu siang hari (daytime running light) yang berbentuk bulat memberikan kesan yang ceria dan jenaka, membedakannya dari kembarannya.

Menariknya, tim desain Nissan dikabarkan mengambil inspirasi dari beberapa model ikonik mereka dari era akhir 1980-an. Model-model seperti Figaro, Be-1, dan Pao, yang terkenal dengan gaya retrospektifnya, menjadi acuan dalam merancang tampilan Pixo baru ini. Perpaduan antara nuansa klasik dan teknologi modern diharapkan akan memberikan daya tarik tersendiri bagi konsumen.

Dibangun di atas platform AmpR Small yang dikembangkan oleh Renault, Pixo baru ini diperkirakan akan memiliki dimensi yang sangat mirip dengan Renault Twingo. Ukurannya mencakup panjang sekitar 3.789 mm, lebar 1.720 mm, tinggi 1.491 mm, dan jarak sumbu roda sepanjang 2.493 mm. Dimensi ini sangat ideal untuk mobilitas perkotaan yang gesit dan mudah dalam mencari lahan parkir.

Untuk urusan penggerak, Pixo baru akan mengandalkan motor listrik tunggal yang ditempatkan di bagian depan. Motor listrik ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 60 kW dan torsi puncak 175 Nm. Sumber energinya berasal dari baterai jenis lithium iron phosphate (LFP) dengan kapasitas 27,5 kWh. Jenis baterai LFP ini dikenal memiliki daya tahan yang baik dan biaya produksi yang lebih efisien.

Nissan dan Renault mengklaim bahwa Pixo baru ini mampu menempuh jarak hingga 262 kilometer dalam sekali pengisian daya, berdasarkan standar pengujian Worldwide Harmonised Light-Duty Vehicles Test Procedure (WLTP). Jarak tempuh ini tergolong memadai untuk kebutuhan mobilitas harian di perkotaan maupun perjalanan antar kota jarak dekat.

Dalam hal pengisian daya, Pixo baru ini mendukung pengisian cepat DC hingga 50 kW. Dengan kemampuan ini, baterai dapat diisi dari kondisi 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Bagi pengguna yang memiliki akses ke pengisi daya AC standar 6,6 kW, pengisian daya penuh dari kondisi kosong hingga 100 persen akan memakan waktu sekitar empat jam 15 menit. Jika menggunakan pengisi daya AC yang lebih cepat, yaitu 11 kW, waktu pengisian daya penuh dapat dipangkas signifikan menjadi sekitar dua jam 35 menit.

Mengenai harga, Nissan diperkirakan akan membanderol Pixo baru ini dengan harga di bawah 20.000 euro, atau setara dengan kisaran Rp400 jutaan sebelum memperhitungkan pajak dan potensi insentif di beberapa wilayah Eropa. Penetapan harga yang kompetitif ini merupakan strategi Nissan untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Eropa yang semakin ramai, terutama dengan kehadiran merek-merek dari Tiongkok yang menawarkan produk dengan harga menarik.

Kebangkitan Pixo sebagai mobil listrik mencerminkan komitmen Nissan untuk menyediakan pilihan kendaraan listrik yang lebih terjangkau, sekaligus menunjukkan kemampuannya dalam beradaptasi dengan tren industri otomotif global yang terus bergerak menuju elektrifikasi.

Disclaimer

This article was rewritten using AI technology based on information from antaranews.com without altering the facts of the original article.

Also Read

Tags