KBM UPR : Tidak Perlu Berpangku Tangan Kepada Pemerintah Dalam Memperjuangkan Hak Mahasiswa

oleh -

Palangka Raya – KBM UPR bersama XL Axiata bekerjasama melakukan pembagian Program Bantuan Kartu Dan Kuota Secara Gratis kepada Mahasiswa Universitas Palangka Raya sebanyak 900 pcs, guna membantu mahasiswa untuk mengakses pendidikan secara online pada saat Program Belajar Jarak Jauh (PBJJ) atau metode perkuliahan online yang direima oleh Wakil Presiden Mahasiswa BEM UPR pada hari Kamis (26 Agustus 2021).

Keluarga Besar Mahasiswa UPR berkerja sama dengan XL AXIATA melakukan upaya untuk kebermanfaatan mahasiswa Universitas Palangka Raya di dalam kondisi yang terjadi pada saat ini, pihaknya berharap kerjasama ini dapat meningkatkan semangat dan tidak mengurangi kegiatan belajar walaupun dilakukan secara online serta berharap mahasiswa dapat memanfaatkan bantuan ini secara bijak.

Saat diwawancarai Restu sebagai Wakil Presiden Mahasiswa BEM UPR mengatakan “ini adalah upaya kami dalam membantu mahasiswa menjalankan proses Perkuliahan secara daring, jadi KBM UPR menjalin kerjasama dengan pihak Ketiga yang mana tentunya ini untuk kebermanfaatan mahasiswa Universitas Palangka Raya jadi kita tidak hanya berpangku tangan kepada pemerintah. karena bantuan-bantuan semacam ini tentunya diperlukan oleh Mahasiswa” ucapnya.

“BEM UPR Bersama BEM Fakultas haruslah menjadi wadah aspirasi harus bisa menangkap animo mahasiswa ditengah perkuliahan saat Pandemi yang mana semua dilakukan serba online, tentu yang perlukan adalah bantuan jaringan internet dan kita bisa menjawab itu melalui trobosan-trobosan strategi gerakan yang tidak perlu harus berpangku tangan meminta kepada pemerintah karena kita tahu pemerintah saat ini dalam kondisi yang juga tidak bisa kita bilang baik saat ini, menakar dari itu langkah-langkah bijak dan cepat perlu diambil yang pastinya tetap berorientasi pada kebermanfaatan bersama” tutup Restu

situasi seperti ini (pandemi Covid-19) memang diperlukan bantuan untuk mahasiswa untuk itu BEM UPR bersama BEM Fakultas selaku wadah aspirasi akan terus berupaya mencari solusi guna membantu dan juga menyelesaikan permasalah yang sedang terjadi lingkungan mahasiswa khususnya di Universitas Palangka Raya. (Red/Tim).