Final Piala FA musim 2025-2026 akan menjadi panggung krusial bagi Chelsea. Skuad berjuluk The Blues ini bertekad untuk menambah koleksi trofi turnamen tertua di dunia tersebut, dengan target meraih gelar kesembilan dalam sejarah klub. Lawan yang dihadapi tidak tanggung-tanggung, yakni Manchester City, sang juara bertahan yang selalu tampil superior di berbagai kompetisi. Pertarungan sengit ini dijadwalkan akan tersaji di stadion ikonik Wembley pada Sabtu, 16 Mei 2026, pukul 21.00 WIB. Kemenangan dalam laga puncak ini bukan hanya soal menambah jumlah piala, tetapi juga tentang mengukir sejarah dan membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan dominan di sepak bola Inggris.
Saat ini, Chelsea menempati posisi ketiga dalam daftar tim tersukses di Piala FA, tertinggal di belakang Arsenal yang telah mengoleksi 14 gelar dan Manchester United dengan 13 trofi. Dengan potensi meraih gelar kesembilan, The Blues berambisi untuk semakin memperkokoh posisi mereka dalam daftar prestisius tersebut. Marc Cucurella, bek kiri andalan Chelsea, secara tegas menyampaikan tekad bulat timnya untuk membawa pulang satu-satunya gelar yang masih mungkin diraih pada musim ini.
Cucurella mengungkapkan betapa istimewanya kesempatan bermain di Wembley, sebuah stadion yang sarat dengan sejarah dan kemegahan. Ia menggambarkan perasaan haru sekaligus bangga saat melihat stadion dipenuhi lautan warna dari para pendukung kedua tim. Atmosfer yang meriah dan penuh semangat di Wembley, menurutnya, memberikan motivasi tersendiri sekaligus menuntut tanggung jawab besar dari setiap pemain yang berlaga. Baginya, pengalaman bermain di final adalah sebuah kehormatan dan kegembiraan yang tak ternilai.
Perjalanan menuju final Piala FA musim ini diakui oleh Cucurella tidaklah mudah. Ia mengenang betapa melelahkannya perjuangan timnya dalam setiap pertandingan, termasuk laga krusial di babak semifinal melawan Leeds United, demi mengamankan tiket berlaga di stadion kebanggaan Inggris tersebut. "Mencapai titik ini bukanlah perkara gampang," ujar Cucurella. Ia menambahkan bahwa prosesnya membutuhkan stamina dan konsistensi dalam melewati berbagai rintangan di sepanjang kompetisi, sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan berharga untuk tampil di Wembley.
Lebih lanjut, Cucurella menekankan bahwa seluruh elemen tim Chelsea telah menunjukkan komitmen penuh untuk menghadapi tantangan besar dari tim asuhan Pep Guardiola. Ia mengakui bahwa perjalanan musim ini penuh dengan dinamika, mulai dari momen-momen gemilang hingga kesulitan yang harus dihadapi. Namun, di akhir cerita, yang terpenting adalah semangat juang untuk meraih trofi bersama Chelsea, sebuah keinginan yang sama-sama dirasakan oleh seluruh anggota tim. "Ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi kami, sebuah kompetisi yang sangat berarti. Saya pikir kami telah melalui banyak pasang surut musim ini, tetapi pada akhirnya, kami berjuang untuk memenangkan trofi bersama Chelsea, dan itulah yang kami semua inginkan," jelasnya.
Menurutnya, kunci utama untuk menaklukkan tim sekuat Manchester City adalah dengan menjaga konsentrasi maksimal di setiap detik pertandingan. Ia percaya bahwa The Blues memiliki kualitas yang mumpuni untuk bersaing dengan tim manapun, termasuk tim sekaliber Manchester City. Cucurella menegaskan bahwa timnya akan memberikan segalanya, 100 persen performa terbaik, karena mereka sadar akan kualitas lawan yang dihadapi. Namun, ia juga optimis bahwa Chelsea telah membuktikan diri sebagai tim yang tangguh dengan para pemain yang berkualitas. "Kami akan memberikan 100 persen karena kami bermain melawan tim yang luar biasa, tetapi kami telah menunjukkan bahwa kami adalah pemain yang sangat bagus dan tim yang sangat bagus," tegasnya.
Target utama Chelsea dalam laga final ini adalah mengulang kembali kejayaan klub di masa lalu. Cucurella berharap dengan fokus dan konsentrasi penuh, mereka mampu mengalahkan tim manapun yang dihadapi. Ia sangat yakin bahwa jika timnya mampu mempertahankan level konsentrasi yang tinggi, kemenangan dapat diraih. "Jika kami 100 persen berkonsentrasi pada pertandingan, kami dapat mengalahkan siapa pun. Kami akan mencoba untuk menang," ucapnya penuh keyakinan.
Harapan agar trofi Piala FA kembali singgah di Stamford Bridge, markas Chelsea, sangatlah besar. Cucurella mengingatkan kembali bahwa Chelsea memiliki sejarah panjang dan gemilang dalam kompetisi ini. Ia berharap timnya saat ini dapat mengikuti jejak para pendahulu dan kembali mencatatkan sejarah baru bagi klub. "Chelsea telah memenangkannya berkali-kali, dan mudah-mudahan kami dapat melakukan hal yang sama dan membuat sejarah," tuturnya penuh harap.
Kabar gembira datang dari lini pertahanan Chelsea, yang dipastikan akan semakin kokoh dengan kembalinya sang kapten, Reece James. Pemain kunci ini dilaporkan telah pulih sepenuhnya dan siap diturunkan dalam laga final melawan Manchester City. Pelatih interim Chelsea, McFarlane, memberikan apresiasi tinggi terhadap peran vital Reece James bagi tim. Ia menyebut James sebagai pemain yang sangat penting dan salah satu pesepakbola paling komplet di dunia. "Reece adalah pemain yang sangat penting bagi tim ini dan Inggris. Salah satu pemain sepak bola paling komplet di dunia," ujar McFarlane.
Persiapan intensif yang telah dijalani Reece James sepanjang pekan terakhir memberikan optimisme tersendiri bagi jajaran staf kepelatihan. McFarlane mengungkapkan kebahagiaannya melihat sang kapten berhasil melewati masa pemulihan dan siap memberikan kontribusi maksimal dalam bentrokan sengit di Wembley. Ia memuji dedikasi dan kerja keras James selama seminggu penuh dalam mempersiapkan diri menghadapi Manchester City, dan memastikan bahwa sang pemain berada dalam kondisi fisik yang prima. "Saya sangat senang Reece berhasil melewati itu, sangat senang dengan persiapan yang telah ia lakukan selama seminggu untuk menghadapi Manchester City. Dia dalam kondisi yang baik," pungkas McFarlane, memberikan sinyal positif jelang laga penentuan tersebut.






