Musim 2025/2026 Bundesliga telah resmi berakhir bagi Borussia Dortmund dengan catatan gemilang. Kemenangan 2-0 atas Werder Bremen di laga pamungkas memastikan skuat asuhan Edin Terzić ini mengamankan posisi runner-up klasemen akhir. Pertandingan yang digelar di markas Bremen, Weserstadion, pada Sabtu (16/5/2026) malam WIB, menjadi saksi bisu determinasi tinggi para pemain Dortmund untuk menutup musim dengan hasil maksimal.
Sejak peluit dimulainya pertandingan, kedua tim menunjukkan intensitas yang sama kuatnya. Babak pertama berlangsung ketat tanpa ada gol yang tercipta, menunjukkan pertahanan solid dari kedua kubu. Bremen, yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri, berupaya memberikan perlawanan sengit, namun Dortmund pun tak kalah dalam mendikte tempo permainan.
Memasuki babak kedua, Dortmund mulai menemukan celah. Kebuntuan akhirnya terpecah pada menit ke-59 melalui sundulan mematikan Serhou Guirassy. Penyerang asal Guinea ini berhasil memanfaatkan umpan silang akurat dari Julian Ryerson untuk membobol gawang Bremen. Gol ini menjadi pemecah kebuntuan dan memberikan momentum bagi tim tamu.
Werder Bremen sempat memberikan respons melalui gol yang dicetak oleh Karim Coulibaly pada menit ke-82. Namun, kegembiraan tuan rumah seketika sirna setelah wasit memutuskan menganulir gol tersebut setelah berkonsultasi dengan Video Assistant Referee (VAR). Keputusan ini diambil karena terdeteksi adanya posisi offside dalam rangkaian serangan yang berujung pada gol Coulibaly. Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi Bremen yang berusaha menyamakan kedudukan.
Dua menit sebelum waktu normal berakhir, Dortmund berhasil menggandakan keunggulan mereka. Di masa injury time, tepatnya pada menit ke-90+5, Yan Couto mencatatkan namanya di papan skor. Pemain muda asal Brasil ini melepaskan tembakan kaki kanan yang tak mampu dijangkau kiper Bremen dari dalam kotak penalti, setelah menerima sodoran bola yang matang dari Karim Adeyemi. Gol penutup ini semakin mengukuhkan dominasi Dortmund di akhir pertandingan.
Dengan hasil kemenangan ini, Borussia Dortmund berhasil mengumpulkan total 73 poin di klasemen akhir Bundesliga. Perolehan poin ini menempatkan mereka kokoh di peringkat kedua, terpaut 16 poin dari sang juara Bundesliga musim ini, Bayern Munich. Pencapaian ini menunjukkan konsistensi performa Dortmund sepanjang musim, meskipun belum mampu menyaingi dominasi Bayern Munich. Bagi Dortmund, menjadi runner-up adalah sebuah pencapaian yang patut diapresiasi, terutama mengingat persaingan ketat di papan atas Bundesliga.
Sementara itu, bagi Werder Bremen, kekalahan ini harus diterima dengan lapang dada. Mereka mengakhiri kompetisi di peringkat ke-15 dengan raihan 32 poin dari 34 pertandingan. Jarak tiga poin dari zona degradasi menunjukkan betapa krusialnya setiap pertandingan bagi tim yang berjuang menghindari jurang promosi. Musim ini menjadi musim yang penuh perjuangan bagi Bremen, dan mereka harus segera melakukan evaluasi untuk musim depan agar tidak kembali terperosok di papan bawah.
Pertandingan ini juga memberikan kesempatan bagi para pemain muda dan cadangan untuk unjuk gigi. Di kubu Dortmund, masuknya Yan Couto dan Karim Adeyemi di penghujung laga memberikan kontribusi signifikan dengan gol penutup. Hal ini menunjukkan kedalaman skuad Dortmund yang siap memberikan dampak ketika dibutuhkan.
Secara keseluruhan, pertandingan antara Werder Bremen dan Borussia Dortmund ini menyajikan drama yang cukup menarik, meskipun hasil akhirnya sudah dapat diprediksi mengenai penentuan posisi runner-up. Bagi Dortmund, ini adalah penutup musim yang manis dan menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi musim depan. Mereka telah membuktikan diri sebagai tim yang tangguh dan konsisten, layak mendapatkan apresiasi atas perjuangan mereka di Bundesliga musim 2025/2026.
Daftar susunan pemain kedua tim dalam pertandingan ini adalah sebagai berikut:
Werder Bremen: Backhaus, Deman, Coulibaly, Pieper (digantikan oleh Friedl pada menit ke-46), Schmidt (digantikan oleh Grull pada menit ke-53), Lynen, Schmid, Cameron Puertas (digantikan oleh Covic pada menit ke-70), Stage, Njinmah, Musah (digantikan oleh Mbangula pada menit ke-70).
Borussia Dortmund: Kobel, Schlotterbeck, Anton, Reggiani, Svensson, Bellingham (digantikan oleh Adeyemi pada menit ke-85), Nmecha, Ryerson (digantikan oleh Yan Couto pada menit ke-88), Inacio (digantikan oleh Chukwuemeka pada menit ke-69), Beier (digantikan oleh Brandt pada menit ke-69), Guirassy (digantikan oleh Fabio Silva pada menit ke-83).
Kemenangan ini tidak hanya mengamankan posisi kedua bagi Dortmund, tetapi juga menjadi penegas bahwa mereka merupakan salah satu kekuatan utama di Bundesliga, selalu mampu bersaing di papan atas. Perjuangan mereka musim ini patut diacungi jempol, dan para penggemar Dortmund tentu berharap capaian ini dapat menjadi batu loncatan untuk meraih gelar yang lebih prestisius di masa mendatang.






