Dominasi Bulega Mengukir Sejarah Baru di Sirkuit Most: 19 Kemenangan Tanpa Cela di Kancah WorldSBK

Bung Towel

Babak baru dalam sejarah World Superbike (WorldSBK) telah tertulis berkat performa gemilang Nicolo Bulega. Pembalap Ducati ini sukses mencatatkan rekor fenomenal dengan meraih 19 kemenangan beruntun, sebuah pencapaian luar biasa yang ia raih di Sirkuit Most, Republik Ceko. Peristiwa bersejarah ini, yang diberitakan pada Kamis, 21 Mei 2026, menegaskan status Bulega sebagai kekuatan dominan yang tak tertandingi di lintasan balap motor superbike dunia.

Rekor yang diukir Bulega kali ini melampaui pencapaian impresif sebelumnya yang dipegang oleh Toprak Razgatlioglu. Razgatlioglu, seorang juara dunia tiga kali, sebelumnya berhasil mengemas 13 kemenangan beruntun hingga seri Balaton Park pada awal Mei. Namun, Bulega tidak hanya menyamai, tetapi juga melampaui rekor tersebut dengan menambahkan lima kemenangan lagi ke dalam rentetan prestasinya, membuktikan kehebatannya yang berkelanjutan.

Perjalanan Bulega di Sirkuit Most berjalan nyaris tanpa hambatan, meskipun pada Race 1 sempat diwarnai persaingan sengit. Iker Lecuona sempat memberikan tekanan berarti dan bahkan sempat memimpin jalannya balapan, namun Bulega berhasil menunjukkan ketangguhannya dan merebut kembali kendali. Pencapaian hattrick di Sirkuit Most menjadi momen yang sangat berkesan bagi pembalap asal Italia ini, terutama mengingat lintasan tersebut bukanlah salah satu arena favoritnya. Hal ini semakin menyoroti kemampuan adaptasi dan kejelian Bulega dalam mengeksploitasi setiap kesempatan yang ada.

Hingga memasuki putaran kelima musim 2026, yang berarti telah melakoni total 15 balapan, Bulega belum pernah tersentuh kekalahan. Keunggulan mutlak ini menempatkannya di puncak klasemen dengan selisih poin yang signifikan, yakni 95 poin, atas Lecuona yang kini berada di posisi kedua. Jarak poin yang lebar ini menunjukkan betapa dominannya performa Bulega musim ini.

"Saya merasa sangat bahagia," ungkap Nicolo Bulega kepada WorldSBK.com usai menyelesaikan Race 2 di Ceko. Ia menyampaikan kepuasannya atas performa maksimal yang mampu ia tunjukkan dan keberhasilannya mengumpulkan poin penuh di sirkuit yang diakuinya cukup menantang. Bulega menambahkan, "Mengingat bahwa mungkin Balaton dan di sini bukanlah salah satu trek terbaik saya, jadi saya sangat senang mendapatkan hattrick lagi, hattrick kelima saya tahun ini, 19 balapan berturut-turut menang, jadi saya sangat senang dan saya berharap untuk terus seperti ini. Kami bekerja sangat keras dan itu membuahkan hasil." Pernyataan ini mencerminkan etos kerja keras dan dedikasi Bulega yang terus membuahkan hasil manis.

Meskipun meraih kemenangan, Bulega tidak menampik adanya sedikit penurunan performa pada Race 2. Ia mengaitkan hal ini dengan perubahan setelan yang dilakukan pada motornya dan penggunaan ban bekas pada motor Ducati miliknya. "Jujur saja, kami mengubah sesuatu pada motor dan performanya sangat bagus di beberapa lap pertama dengan ban baru, tetapi kemudian dari pertengahan balapan saya mulai sedikit kesulitan dibanding kemarin," jelas Bulega. Ia menyadari pentingnya melakukan evaluasi menyeluruh bersama timnya untuk menemukan pengaturan motor yang lebih seimbang, demi menghadapi seri-seri balapan berikutnya. "Jadi, mungkin kita harus mempelajari dan menganalisis untuk balapan berikutnya, mungkin kita perlu kompromi antara kemarin dan hari ini, tetapi yang penting adalah 25 poin lebih banyak," tambahnya.

Bulega juga memberikan apresiasi tinggi terhadap performa motor Ducati yang ia tunggangi, serta upaya keras yang ia lakukan secara mandiri di rumah demi menjaga kebugaran dan konsistensi performa di lintasan. "Seperti yang saya katakan, kami bekerja sangat keras," tegas Bulega. Ia meyakini bahwa kombinasi antara kehebatan motor Ducati dan latihan intensifnya telah menciptakan sebuah paket yang sangat kompetitif di musim ini. "Ducati sekarang adalah motor terbaik, tentu saja; saya sendiri, saya banyak berlatih di rumah untuk menjadi pembalap terbaik, jadi kami adalah paket yang bagus saat ini," ujarnya.

Semangat dan motivasi tinggi terus dijaga oleh seluruh anggota timnya, dengan tujuan untuk terus meningkatkan performa berkendara di setiap seri balapan mendatang. "Kami hanya bekerja keras dan mencoba untuk meningkatkan diri; bahkan jika kami menang, kami ingin meningkatkan diri untuk balapan berikutnya," kata Bulega. Dedikasi untuk terus berkembang, bahkan di tengah rentetan kemenangan, menunjukkan mentalitas juara yang dimiliki Bulega dan timnya.

Pasca kesuksesan di Ceko, Bulega tidak berlama-lama menikmati kemenangannya. Ia langsung bersiap untuk menjalani sesi tes krusial selama dua hari di Misano, yang dijadwalkan berlangsung pada 20-21 Mei. Seri Misano sendiri akan menjadi balapan kandang bagi Bulega, dan ia bertekad untuk meraih hasil maksimal di sana. "Ini ujian penting karena setelah itu akan ada (putaran Misano pada 12-14 Juni), itu balapan kandang saya, jadi saya akan melakukan segala cara untuk menang," tegasnya. Persiapan matang dan determinasi tinggi menjadi modal utama Bulega dalam menghadapi tantangan berikutnya di Sirkuit Misano. Rekor 19 kemenangan beruntun ini tidak hanya menjadi bukti kehebatan individu Bulega, tetapi juga kemenangan kolektif dari kerja keras tim Ducati yang solid.

Also Read

Tags