Perhelatan akbar sepak bola Prancis, Coupe de France, musim 2026 telah menobatkan juara baru yang patut diperhitungkan. Klub kebanggaan Ligue 1, RC Lens, akhirnya berhasil merengkuh supremasi tertinggi kompetisi prestisius ini untuk kali pertama dalam sejarah klub. Kemenangan dramatis diraih Lens di partai puncak yang digelar di Stade de France, Saint-Denis, pada Jumat malam waktu setempat, setelah menundukkan perlawanan sengit dari OGC Nice.
Pertandingan final yang memukau ribuan pasang mata ini berakhir dengan skor meyakinkan 3-1 untuk keunggulan RC Lens. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian monumental bagi klub berjuluk ‘Sang Juara’ itu sendiri, tetapi juga menandai berakhirnya rentetan dominasi Paris Saint-Germain (PSG) yang telah menguasai turnamen ini selama dua musim berturut-turut, yakni pada gelaran 2024 dan 2025.
Meskipun Lens kini telah mengukir nama mereka sebagai penguasa baru Coupe de France, catatan sejarah menunjukkan bahwa PSG masih memegang rekor kolektor trofi terbanyak dengan total 16 gelar juara. Prestasi gemilang Lens ini menjadi bukti nyata bahwa persaingan di sepak bola Prancis semakin ketat dan dinamis.
Perjalanan Lens menuju podium juara kali ini memang patut diapresiasi. Mereka berhasil melewati berbagai rintangan dan tim-tim kuat lainnya dengan performa yang konsisten dan determinasi tinggi. Kemenangan di partai final ini merupakan puncak dari kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari para pemain, staf pelatih, manajemen, hingga para suporter setia yang terus memberikan dukungan tanpa henti.
Stade de France, sebagai saksi bisu sejarah baru ini, bergemuruh oleh sorak sorai para pendukung Lens yang larut dalam euforia kebahagiaan. Momen penyerahan trofi menjadi pemandangan yang sangat emosional, di mana para pemain Lens mengangkat piala Coupe de France dengan penuh kebanggaan, merayakan pencapaian bersejarah yang telah lama diimpikan.
Kemenangan ini juga memiliki arti penting bagi peta persaingan sepak bola Prancis. Munculnya juara baru seperti Lens menunjukkan bahwa kekuatan tidak lagi hanya terpusat pada beberapa klub elite semata. Ini membuka peluang bagi tim-tim lain untuk bersaing dan meraih mimpi mereka di masa depan. Kompetisi menjadi lebih menarik, penuh kejutan, dan memberikan hiburan yang lebih segar bagi para penggemar sepak bola.
Analisis singkat terhadap rekam jejak pemenang Coupe de France dalam sepuluh musim terakhir memberikan gambaran yang menarik mengenai dinamika kompetisi ini. Sejak tahun 2017 hingga 2026, terlihat beberapa nama besar yang silih berganti mendominasi, namun kehadiran Lens sebagai juara baru di tahun 2026 menjadi sebuah anomali yang menyegarkan.
Berikut adalah rincian lengkap peraih gelar Coupe de France selama satu dekade terakhir, yang mencakup periode 2017 hingga 2026:
- Tahun 2026: RC Lens menjadi juara setelah mengalahkan OGC Nice dengan skor akhir 3-1.
- Tahun 2025: Paris Saint-Germain kembali menunjukkan superioritasnya dengan menaklukkan Stade de Reims 3-0.
- Tahun 2024: PSG melanjutkan tren positifnya dengan memenangi laga final melawan Olympique Lyonnais lewat skor 2-1.
- Tahun 2023: Toulouse FC tampil gemilang dan meraih gelar juara setelah membantai FC Nantes dengan skor telak 5-1.
- Tahun 2022: FC Nantes berhasil keluar sebagai juara setelah mengungguli OGC Nice 1-0 dalam pertandingan yang ketat.
- Tahun 2021: Paris Saint-Germain kembali mengamankan gelar juara dengan mengalahkan AS Monaco FC 2-0.
- Tahun 2020: PSG kembali berjaya di kompetisi ini dengan kemenangan tipis 1-0 atas AS Saint-Etienne.
- Tahun 2019: Pertandingan final yang mendebarkan antara Stade Rennais FC dan Paris Saint-Germain berakhir imbang 2-2, sebelum Rennais keluar sebagai pemenang melalui adu penalti dengan skor 6-5.
- Tahun 2018: Paris Saint-Germain meraih gelar juara setelah mengalahkan Vendee Les Herbiers Football 2-0.
- Tahun 2017: PSG mengawali rentetan dominasinya dengan kemenangan 1-0 atas Angers SCO.
Daftar ini menunjukkan betapa kuatnya cengkeraman PSG dalam beberapa tahun terakhir, namun keberhasilan Lens kali ini membuktikan bahwa tidak ada tim yang tak terkalahkan selamanya.
Dalam sejarah panjang Coupe de France, Paris Saint-Germain memang menjadi tim yang paling sering mengangkat trofi bergengsi ini. Namun, jika melihat daftar kolektor gelar terbanyak, Olympique de Marseille menempati posisi kedua dengan koleksi 10 gelar juara. Di bawah Marseille, AS Saint-Etienne dan Lille OSC masing-masing telah mengumpulkan 6 gelar.
Selanjutnya, ada AS Monaco, Olympique Lyonnais, Red Star, dan Racing Club de France yang masing-masing memiliki 5 trofi Coupe de France dalam lemari piala mereka. Pencapaian Lens yang meraih gelar juara untuk pertama kalinya ini tentu saja akan tercatat dalam sejarah panjang kompetisi ini dan menjadi inspirasi bagi klub-klub lain yang bercita-cita meraih kejayaan serupa.
Kemenangan Lens ini menjadi sebuah babak baru yang menarik dalam sepak bola Prancis. Pertarungan di kompetisi domestik diprediksi akan semakin sengit dan tak terduga. Para penggemar sepak bola tentu menantikan bagaimana Lens akan mempertahankan performa apiknya di musim-musim mendatang dan bagaimana tim-tim lain akan berbenah untuk menantang dominasi mereka. Coupe de France 2026 akan selalu dikenang sebagai momen bersejarah bagi RC Lens dan menjadi bukti bahwa dalam sepak bola, mimpi bisa menjadi kenyataan melalui kerja keras, dedikasi, dan semangat juang yang tak kenal lelah.






