Performa Gemilang Marselino Ferdinan Tuai Pujian Sang Nakhoda Garuda

Bung Towel

Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, tak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap talenta yang diperlihatkan oleh salah satu anak didiknya, Marselino Ferdinan. Pemain muda berbakat ini kembali memperkuat skuad Garuda setelah absen sejak September tahun lalu, dan kehadirannya disambut hangat oleh sang pelatih.

Herdman menyaksikan langsung kualitas luar biasa yang ditampilkan Marselino dalam sesi latihan terpusat menjelang Piala ASEAN 2026, serta latihan tim yang intensif sebagai persiapan menghadapi pertandingan FIFA Match Day melawan Oman dan Mozambik. Dalam sebuah kesempatan wawancara singkat seusai latihan tim Garuda di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin lalu, Herdman mengungkapkan apresiasinya dalam bahasa Indonesia yang fasih, "Marselino, bagus banget."

Perjalanan karier Marselino di timnas senior Indonesia memang terbilang impresif. Sejak debutnya di usia belia, 17 tahun, ia telah mengoleksi 37 penampilan dengan raihan lima gol. Salah satu gol krusialnya tercipta ke gawang Arab Saudi pada November tahun lalu, yang turut mengantarkan Indonesia meraih kemenangan 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Kemenangan tersebut menjadi poin penting bagi Indonesia dalam upaya mereka lolos ke babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga.

Herdman secara spesifik menyampaikan kepada Marselino bahwa ia benar-benar melihat performa terbaik sang pemain pada sesi latihan tersebut. "Saya bilang kepadanya setelah latihan bahwa malam ini saya benar-benar melihat level terbaiknya," ujar Herdman, mengutip pujiannya kepada sang pemain.

Pemain yang lahir pada 9 September 2004 ini memang telah menunjukkan konsistensinya. Selama dua tahun membela Persebaya Surabaya, ia menjadi tulang punggung tim. Namun, langkahnya berlanjut ke Eropa pada Januari 2023, bergabung dengan klub Belgia, KMSK Deinze. Meskipun menit bermainnya di Eropa tidak sebanyak di Indonesia, dengan hanya tujuh penampilan dan satu gol bersama Deinze, Marselino terus berupaya mengembangkan potensinya.

Selanjutnya, ia melanjutkan petualangannya di Inggris bersama Oxford United yang berkompetisi di kasta kedua liga pada musim 2024/2025. Di sana, kesempatan bermainnya semakin terbatas, hanya dua kali tampil. Takdir kemudian membawanya ke Slovakia, dipinjamkan ke klub AS Trencin di musim ini, di mana ia telah mencatatkan empat penampilan.

Meskipun jam terbang di level klub Eropa tidak selalu melimpah, magis Marselino di lapangan hijau tak pernah pudar ketika ia mengenakan seragam tim nasional. Ia tercatat memberikan kontribusi signifikan dalam perjalanan Indonesia melaju ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, dengan mencetak dua gol dan memberikan satu assist dari total 13 penampilannya.

Sebelumnya, Marselino juga menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah timnas U-23 Indonesia yang nyaris menembus Olimpiade 2024 Paris. Peran vitalnya membawa Garuda Muda meraih posisi ketiga dalam Piala Asia U-23 2024.

Dengan kualitas dan performa yang terus ditunjukkan, Herdman menilai Marselino memiliki peluang besar untuk mengisi posisi starter dalam pertandingan melawan Oman pada Jumat (5/6) pukul 20.00 WIB di SUGBK. "Jadi ya, mungkin dia sudah dekat untuk menjadi starter pada hari Jumat. Kita lihat saja. Dia masih punya dua sesi latihan lagi untuk menunjukkan kualitasnya," ungkap pelatih asal Inggris tersebut, sembari menekankan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada performa Marselino dalam sesi latihan terakhir.

Sementara itu, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyambut baik kembalinya Marselino ke skuad Garuda. Ia mengungkapkan harapannya agar Marselino dapat kembali menampilkan performa terbaiknya seperti sedia kala saat menghadapi Oman dan Mozambik. "Ini tentu harapan kita semua, Marselino yang dulu akan kembali lagi pada performa terbaiknya dan memperbaiki yang sisi-sisi kurangnya, dan akan dibuktikan ketika nanti di FIFA Matchday ini," ujar Sumardji, penuh optimisme. Kembalinya Marselino diharapkan tidak hanya memperkuat lini tengah timnas, tetapi juga menjadi suntikan motivasi bagi seluruh pemain.

Disclaimer

This article was rewritten using AI technology based on information from antaranews.com without altering the facts of the original article.

Also Read

Tags