Sambutan Hangat Sang Nakhoda Baru: Marselino Ferdinan Merasa Nyaman di Bawah Asuhan John Herdman

Bung Towel

Jakarta – Kembalinya Marselino Ferdinan ke pemusatan latihan tim nasional Indonesia disambut hangat oleh pelatih baru, John Herdman. Pemain yang saat ini merumput di Eropa tersebut mengungkapkan rasa syukurnya atas penerimaan positif yang diberikan oleh sang juru taktik asal Inggris. Dalam sebuah kesempatan wawancara usai acara peluncuran kolaborasi PSSI dengan EA SPORTS di Jakarta Selatan, Marselino membagikan kesan pertamanya berinteraksi dengan Herdman.

Ia mengaku merasa sangat disambut dan diterima dengan baik oleh Herdman, yang baru saja ditunjuk oleh PSSI untuk menggantikan Patrick Kluivert pada Januari lalu. Pertemuan pertama Marselino dengan Herdman terjadi dalam agenda pemusatan latihan yang digelar di Jakarta, berlangsung hingga Sabtu (30/5), sebagai persiapan tim Garuda untuk menghadapi ajang ASEAN Hyundai Cup 2026.

Sebelumnya, kesempatan untuk berlatih di bawah arahan Herdman sempat terlewatkan oleh Marselino. Saat Indonesia melakoni seri pertandingan FIFA Series 2026 melawan Saint Kitt dan Nevis serta Bulgaria pada Maret, Marselino tengah dalam masa pemulihan cedera. Kondisi fisiknya yang belum prima membuatnya tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil, bahkan dalam skuad sementara yang berisikan 41 nama.

Kini, dengan kondisi yang telah berangsur pulih sepenuhnya, Marselino kembali menjadi bagian dari tim. Dalam pemusatan latihan di Jakarta, ia bergabung dengan 22 pemain lainnya yang seluruhnya berasal dari kompetisi domestik, BRI Super League. Para pemain ini telah memulai sesi latihan sejak Selasa (26/5), dan Marselino menyambut dengan antusias setiap program latihan yang dirancang oleh Herdman.

Marselino mengapresiasi metode latihan dan penanganan yang diterapkan oleh Herdman, menyebutnya sangat baik. Pemain berusia 21 tahun ini optimis bahwa di bawah kepemimpinan Herdman, tim nasional Indonesia memiliki potensi besar untuk meraih prestasi gemilang. Salah satu target ambisius yang diusung oleh PSSI dengan staf kepelatihan saat ini adalah lolos ke Piala Dunia 2030. Marselino menyatakan keyakinannya bahwa tim ini akan berkembang menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di masa depan.

Pemain yang pernah menimba ilmu di Persebaya Surabaya dan kini berstatus pinjaman dari Oxford United ke AS Trencin ini optimis terhadap prospek timnas Indonesia. Ia meyakini bahwa dengan visi dan strategi yang dibawa oleh John Herdman, Skuad Garuda akan mampu terbang lebih tinggi dan mencapai target-target besar yang telah ditetapkan.

Perhelatan ASEAN Hyundai Cup 2026 yang akan dimulai pada akhir Juli mendatang menjadi salah satu agenda penting yang akan diikuti oleh timnas Indonesia. Dalam turnamen tersebut, Indonesia tergabung di Grup A bersama Kamboja, Vietnam, Singapura, serta pemenang antara Brunei Darussalam dan Timor Leste. Keikutsertaan Marselino dalam skuad untuk turnamen ini semakin memperkuat lini serang timnas.

Tidak hanya itu, nama Marselino Ferdinan juga masuk dalam daftar skuad sementara yang lebih besar, yaitu 44 pemain, yang disiapkan untuk menghadapi pertandingan FIFA Match Day pada Juni mendatang melawan Oman dan Mozambik. Ini menunjukkan bahwa pelatih John Herdman melihat potensi besar Marselino dan menjadikannya salah satu pemain kunci dalam rencananya untuk membangun tim yang tangguh.

Penyambutan hangat dari pelatih baru, John Herdman, menjadi modal berharga bagi Marselino Ferdinan dalam upaya adaptasinya kembali ke tim nasional. Pengalaman dan talenta yang dimiliki Marselino, dipadukan dengan kepelatihan Herdman yang inovatif, diharapkan dapat membawa angin segar bagi sepak bola Indonesia dan mengantarkan Skuad Garuda menuju gerbang Piala Dunia.

Disclaimer

This article was rewritten using AI technology based on information from antaranews.com without altering the facts of the original article.

Also Read

Tags