Persiapan Tim Nasional Vietnam untuk menghadapi turnamen sepak bola Piala AFF 2026 tampaknya akan mengusung pendekatan yang berbeda dari biasanya. Skuad yang dijuluki Golden Star Warriors ini dikabarkan telah menyusun agenda pemusatan latihan intensif di Korea Selatan, sebuah langkah strategis yang diharapkan mampu mendongkrak performa mereka ke level yang lebih tinggi. Keputusan ini mencerminkan ambisi besar Vietnam untuk tampil maksimal dan bersaing ketat di kancah regional.
Menurut laporan yang beredar, aktivitas pemusatan latihan ini akan diselenggarakan di kota Incheon, Korea Selatan, dan dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih dua minggu, tepatnya dari tanggal 2 hingga 14 Juli mendatang. Pemilihan lokasi ini bukanlah tanpa alasan. Tim pelatih yang dipimpin oleh Kim Sang-sik meyakini bahwa suasana baru dan fasilitas latihan yang mumpuni di Korea Selatan akan memberikan dampak positif bagi kesiapan fisik dan mental para pemain. Dengan membawa serta sekitar 40 orang yang terdiri dari pemain, staf pelatih, dan ofisial tim, Vietnam ingin menciptakan lingkungan yang kondusif untuk fokus dan pemulihan sebelum turnamen krusial ini dimulai.
Lebih lanjut, kehadiran di luar negeri diharapkan dapat memberikan "penyegaran" bagi para penggawa tim. Terlepas dari aspek fisik, perubahan atmosfer dan lingkungan diharapkan mampu memengaruhi aspek psikologis para pemain. Jauh dari hiruk pikuk dan tekanan publik domestik, para pemain dapat lebih berkonsentrasi pada peningkatan kualitas permainan mereka. Selama berada di Incheon, seluruh rombongan tim akan menempati fasilitas di Kompleks Olahraga Incheon Munhak. Kompleks ini dikenal memiliki infrastruktur yang sangat modern, termasuk stadion-stadion yang terintegrasi. Stadion Utama Munhak sendiri memiliki nilai historis karena pernah menjadi salah satu venue megah dalam perhelatan Piala Dunia 2002, sebuah pengalaman yang mungkin bisa memotivasi para pemain Vietnam.
Namun, agenda di Korea Selatan tidak hanya sebatas latihan rutin. Timnas Vietnam juga telah merencanakan serangkaian pertandingan uji coba melawan beberapa klub lokal di negeri tersebut. Total ada tiga laga persahabatan yang akan digelar. Pertandingan-pertandingan ini menjadi ajang penting untuk mengukur kekuatan tim secara riil, menguji kedalaman skuad, serta memberikan kesempatan bagi pelatih Kim Sang-sik untuk mengevaluasi performa setiap pemain dalam situasi pertandingan yang sesungguhnya. Dari hasil uji coba ini, sang pelatih akan memfinalisasi daftar pemain yang akan dibawanya ke Piala AFF 2026.
Korea Selatan bukanlah destinasi asing bagi Federasi Sepak Bola Vietnam dalam hal persiapan tim nasional. Selama satu dekade terakhir, negara ini kerap menjadi pilihan utama untuk menggelar pemusatan latihan. Salah satu contoh kesuksesan strategi ini adalah ketika timnas Vietnam berhasil meraih gelar juara Piala AFF 2018 setelah sebelumnya menjalani persiapan di Paju, Korea Selatan. Bahkan, pada tahun 2024 lalu, Kim Sang-sik juga pernah membawa timnya untuk berlatih di Gyeongju, di mana mereka sempat berhadapan dengan tim-tim lokal seperti Ulsan Citizen, Daegu FC, dan Jeonbuk Hyundai Motors. Pengalaman-pengalaman positif sebelumnya inilah yang menjadi dasar keyakinan Vietnam untuk kembali memanfaatkan keunggulan Korea Selatan sebagai lokasi pemusatan latihan.
Langkah persiapan intensif yang dilakukan oleh Vietnam ini tentu patut menjadi perhatian serius bagi tim-tim kontestan lain di Grup A, termasuk Tim Nasional Indonesia. Berdasarkan undian resmi, Vietnam tergabung dalam grup yang sama dengan beberapa tim kuat lainnya. Jadwal pertandingan menunjukkan bahwa Vietnam akan memulai kiprahnya di turnamen ini pada tanggal 24 Juli, menghadapi tim yang berhasil memenangkan babak playoff antara Timor Leste dan Brunei Darussalam. Selang seminggu kemudian, tepatnya pada 31 Juli, mereka dijadwalkan akan menjamu Singapura di kandang mereka.
Pertandingan yang diprediksi akan menjadi sangat krusial adalah ketika Vietnam melakoni laga tandang melawan Tim Nasional Indonesia. Pertemuan kedua tim ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 3 Agustus. Laga ini diprediksi akan menjadi penentu arah persaingan di Grup A. Fase grup bagi Vietnam akan ditutup dengan pertandingan melawan Kamboja pada tanggal 7 Agustus. Dengan serangkaian persiapan matang yang telah disusun, termasuk pemusatan latihan di luar negeri dan uji coba strategis, Vietnam jelas menargetkan untuk memberikan performa terbaik dan berjuang meraih gelar juara di Piala AFF 2026. Strategi ini menunjukkan betapa seriusnya mereka dalam mempersiapkan diri, dan menjadi sinyal bagi rival-rival mereka untuk tidak meremehkan kekuatan Golden Star Warriors di turnamen mendatang.






