PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) baru-baru ini menandai kehadirannya di pasar otomotif Yogyakarta dengan langkah ambisius. Dalam perhelatan akbar Indomobil Expo 2026 yang diselenggarakan di Pakuwon Mall Jogja pada Kamis (21/5/2026), perusahaan ini tidak hanya memamerkan seluruh lini produk sepeda motor listrik terbarunya, tetapi juga secara resmi mengumumkan banderol harga untuk wilayah tersebut. Langkah ini disambut baik oleh masyarakat Yogyakarta yang mulai melirik opsi mobilitas yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
Dalam upaya memfasilitasi transisi menuju kendaraan listrik yang lebih terjangkau, IEI memboyong empat model unggulan yang dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan dan preferensi konsumen di Bumi Perjuangan. Keempat model tersebut meliputi Adora, Tyranno, Sprinto, serta dua varian perkotaan yang ringkas, yakni QT dan QT Pro. Kehadiran ragam pilihan ini menegaskan komitmen IEI untuk menjangkau berbagai segmen pasar, mulai dari pengendara urban yang mencari kepraktisan hingga mereka yang membutuhkan performa lebih untuk aktivitas yang lebih menantang.
Pius Wirawan, Chief Executive Officer PT Indomobil Emotor Internasional, menyampaikan bahwa pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi peluncuran perdana berbagai model sepeda motor listrik ini bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, ini merupakan bagian dari strategi perusahaan yang matang untuk menghadirkan solusi mobilitas hijau yang lebih mudah diakses oleh masyarakat setempat. "Setiap produk yang kami tawarkan telah dirancang dengan cermat, mempertimbangkan aspek desain, fungsionalitas, dan kelengkapan fitur yang secara spesifik disesuaikan dengan karakteristik medan jalan serta kebutuhan unik dari masyarakat Yogyakarta," jelas Pius Wirawan. Pernyataan ini menggarisbawahi pendekatan IEI yang berorientasi pada pengguna dan lokalitas.
Lebih lanjut, Pius Wirawan menekankan bahwa inovasi yang dihadirkan pada setiap lini produk IEI bertujuan untuk memberikan pengalaman berkendara yang optimal. Ia mencontohkan bagaimana Adora dirancang dengan teknologi keselamatan terkini, termasuk fitur Hill Start Assist yang sangat berguna saat menghadapi tanjakan, serta menawarkan jarak tempuh impresif hingga 110 kilometer dalam sekali pengisian daya. Sementara itu, bagi para petualang atau mereka yang membutuhkan kendaraan tangguh untuk berbagai medan, Tyranno hadir dengan desain all-terrain yang kokoh, namun tetap mampu menempuh jarak yang sama, yaitu 110 kilometer.
Rincian harga yang diumumkan semakin mempermudah calon konsumen untuk melakukan pertimbangan. Model Adora Basic ditawarkan dengan harga Rp25,3 juta, sedangkan varian Adora Livery dan Adora Vibe hadir dengan banderol Rp25,5 juta, keduanya berstatus On The Road (OTR) Yogyakarta. Bagi yang mengincar ketangguhan Tyranno, motor ini dibanderol seharga Rp26,75 juta OTR Yogyakarta. Sementara itu, Sprinto, yang memiliki karakter sporty dan mampu mencapai kecepatan hingga 90 kilometer per jam, dapat dimiliki dengan harga Rp25,75 juta OTR Yogyakarta. Angka-angka ini menunjukkan persaingan yang cukup ketat di segmen motor listrik menengah ke atas.
Tidak hanya menawarkan performa dan fitur canggih, IEI juga menghadirkan pilihan yang lebih ekonomis melalui seri QT dan QT Pro. Model-model ini sebelumnya telah diperkenalkan dalam ajang Indonesia International Motor Show 2026, dan kini siap meramaikan pasar Yogyakarta dengan harga yang lebih bersahabat. QT Basic dibanderol Rp15,35 juta OTR Yogyakarta, sementara varian QT Pro, yang menawarkan kelengkapan fitur seperti sistem keyless dan sertifikasi ketahanan air IP67, dijual seharga Rp19,15 juta OTR Yogyakarta. Ketersediaan varian QT dan QT Pro ini membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar, sekaligus memberikan jaminan ketahanan dan kemudahan penggunaan dalam berbagai kondisi cuaca.
Kehadiran PT Indomobil Emotor Internasional di Yogyakarta ini bukan sekadar peluncuran produk, melainkan sebuah pernyataan keseriusan dalam mendukung percepatan elektrifikasi transportasi di Indonesia. Dengan menawarkan berbagai pilihan model yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal dan banderol harga yang kompetitif, IEI berambisi untuk menjadi salah satu pemain utama dalam industri sepeda motor listrik di tanah air. Sambutan positif dari masyarakat Yogyakarta diharapkan menjadi modal awal yang kuat bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauannya di masa mendatang, sejalan dengan tren global menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi harian mereka, berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan peningkatan kualitas udara di perkotaan.






