Jakarta – Momen peluncuran SUV plug-in hybrid terbaru dari Geely, Galaxy M7, pada 28 April 2026, disambut antusiasme luar biasa dari pasar. Dalam rentang waktu yang terbilang singkat, hanya 12 jam, kendaraan ini berhasil mengumpulkan lebih dari 10.000 pesanan. Angka fantastis ini diumumkan langsung oleh pihak produsen, menandakan daya tarik kuat Geely Galaxy M7 di mata konsumen.
Menurut laporan dari media otomotif CarNewsChina yang dirilis pada Rabu (29/4), SUV yang diproduksi oleh perusahaan otomotif asal Tiongkok ini awalnya ditawarkan dalam program promosi dengan banderol harga mulai dari 109.800 yuan, yang setara dengan kisaran Rp278 jutaan. Harga ini menjadi daya tarik awal yang signifikan bagi calon pembeli.
Secara resmi, Geely Galaxy M7 hadir dalam empat pilihan varian yang ditawarkan di pasar Tiongkok, dengan harga resmi yang berkisar antara 119.800 yuan (sekitar Rp304 juta) hingga 147.800 yuan (sekitar Rp375 juta). Perbedaan harga ini tentu mencerminkan perbedaan fitur dan spesifikasi di antara setiap varian.
Dari segi dimensi, Geely Galaxy M7 memiliki panjang 4.770 mm, lebar 1.905 mm, dan tinggi 1.685 mm. Jarak sumbu roda yang mencapai 2.785 mm memberikan proporsi yang lapang, menjanjikan kenyamanan bagi penumpang. Kendaraan ini dibangun di atas platform GEA Evo yang dikembangkan oleh Geely.
Sistem penggeraknya mengandalkan kombinasi mesin hibrida Thor EM 1,5L yang dipadukan dengan motor listrik di bagian depan. Mesin bensinnya diklaim mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 82 kW dengan efisiensi termal mencapai 47,26 persen. Sementara itu, motor listriknya memberikan kontribusi tenaga sebesar 175 kW dan torsi puncak 262 Nm, memastikan performa yang responsif baik dalam mode listrik maupun hibrida.
Sumber energi untuk sistem hibrida ini berasal dari paket baterai lithium besi fosfat berkapasitas 29,8 kWh. Baterai ini memungkinkan Geely Galaxy M7 untuk menempuh jarak hingga 225 km dalam mode sepenuhnya bertenaga listrik, sesuai dengan siklus pengujian kendaraan ringan Tiongkok (CLTC). Lebih impresif lagi, dengan bantuan mesin bensin, jarak tempuh gabungannya dapat mencapai hingga 1.730 km, sebuah angka yang sangat memadai untuk perjalanan jarak jauh tanpa perlu sering mengisi daya.
Salah satu keunggulan signifikan dari teknologi pengisian daya Geely Galaxy M7 adalah kecepatannya. Pengguna dapat mengisi daya baterai dari kondisi 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 15 menit, sebuah terobosan yang sangat menghemat waktu.
Dalam hal efisiensi bahan bakar, Geely Galaxy M7 menunjukkan performa yang mengesankan. Saat baterai dalam kondisi daya yang menipis, konsumsi bahan bakarnya berkisar antara 4,69 hingga 4,73 liter per 100 km, berdasarkan pengujian menggunakan siklus WLTC (Worldwide harmonized Light duty driving Test Cycle). Angka ini sedikit berbeda dari klaim sebelumnya yang menyebutkan 3,35 liter per 100 km dalam pengujian yang berbeda, namun tetap menunjukkan efisiensi yang baik untuk kendaraan di kelasnya.
Masuk ke dalam kabin, Geely Galaxy M7 menawarkan pengalaman futuristik dengan fokus pada teknologi dan konektivitas. Pusat perhatian di ruang kemudi adalah layar sentuh berukuran 15,4 inci dengan resolusi 2,5K. Layar ini mengoperasikan sistem Flyme Auto 2 yang ditenagai oleh chip Longying No.1 7 nm. Sistem ini tidak hanya mendukung interaksi suara yang intuitif tetapi juga berbagai fungsi cerdas berbasis kecerdasan buatan, memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengemudi dan penumpang.
Fitur keselamatan dan bantuan pengemudi juga menjadi sorotan utama. Geely Galaxy M7 dilengkapi dengan sistem G-Pilot H3 yang canggih. Sistem ini menawarkan berbagai fungsi bantuan pengemudi, termasuk bantuan navigasi di jalan raya dan jalan layang, yang mencakup kemampuan seperti perubahan jalur otomatis dan penanganan tanjakan. Selain itu, sistem parkir cerdasnya mampu mengenali dan menangani lebih dari 300 skenario parkir yang berbeda, mempermudah manuver di ruang sempit.
Di pasar Tiongkok, varian Range Base yang menawarkan jangkauan listrik 225 km dipasarkan dengan harga 119.800 yuan (sekitar Rp304 juta). Varian Range Mid dibanderol seharga 127.800 yuan (sekitar Rp324 juta), sementara varian Range Plus ditawarkan pada harga 137.800 yuan (sekitar Rp350 juta). Puncak jajaran varian, Range Flagship, memiliki harga 147.800 yuan (sekitar Rp375 juta). Keberagaman pilihan ini memungkinkan konsumen untuk memilih sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.
This article was rewritten using AI technology based on information from antaranews.com without altering the facts of the original article.






