Sang Kuda Jingkrak Menjelma Listrik: Ferrari Luce 2027 Membuka Babak Baru

Fitra Eri

Setelah penantian lima tahun yang penuh spekulasi dan antisipasi, Ferrari akhirnya menguak selubung dari mahakarya terbaru mereka di segmen kendaraan listrik, yang diberi nama Ferrari Luce 2027. Debut perdana ini menandai langkah monumental bagi pabrikan legendaris asal Italia tersebut, yang secara tegas memasuki era elektrifikasi tanpa kompromi.

Sebagaimana dilaporkan oleh publikasi otomotif ternama Australia, Drive, pada Selasa (26/5) waktu setempat, Ferrari Luce 2027 hadir sebagai sebuah sedan super yang tidak hanya mengedepankan performa, tetapi juga efisiensi. Kendaraan ini diklaim mampu menyemburkan tenaga sebesar 772 kW, sebuah angka yang mengesankan untuk sebuah mobil listrik. Lebih fantastis lagi, akselerasi dari titik diam hingga kecepatan 100 km per jam sanggup dilibas dalam waktu 2,5 detik. Tak hanya itu, Luce 2027 juga menawarkan jangkauan jelajah yang memadai, mampu menempuh jarak lebih dari 500 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.

Keunikan Ferrari Luce 2027 tidak hanya terletak pada spesifikasi teknisnya, tetapi juga pada proses desainnya. Berbeda dengan tradisi Ferrari yang biasanya mengandalkan tim internal, proyek Luce ini dipercayakan kepada LoveFrom, sebuah firma desain industri terkemuka yang dipimpin oleh maestro desain Sir Jony Ive dan Marc Newson. Ive sendiri telah dikenal luas berkat kontribusinya yang signifikan dalam dunia teknologi melalui perannya di Apple, sementara Newson memiliki rekam jejak gemilang sebagai direktur kreatif Qantas dan juga pernah berkolaborasi erat dengan Ive di Apple antara tahun 2014 hingga 2019. Kolaborasi lintas disiplin ini diharapkan mampu menyuntikkan sentuhan inovatif dan segar pada identitas visual Ferrari.

Secara visual, Ferrari Luce dideskripsikan sebagai sedan mewah lima pintu yang mengusung konsep desain aerodinamis. Bentuknya menyerupai cangkang yang ramping dengan hambatan udara minimal. Garis-garis desainnya mengalir mulus tanpa putus, membentang dari bagian depan, melintasi garis atap, hingga ke buritan bergaya "kammtail" yang terpotong. Bodi mobil listrik penuh pertama dari Ferrari ini dilapisi panel aluminium, sebuah pilihan material yang tidak hanya berkontribusi pada bobot yang lebih ringan, tetapi juga sangat krusial dalam meningkatkan performa aerodinamika. Panel-panel ini didesain untuk memaksimalkan downforce, efisiensi pendinginan, dan performa pada kecepatan tinggi.

Konsep panel mengambang pada bodi Luce berfungsi layaknya spoiler raksasa, memastikan mobil tetap stabil dan efisien tanpa memerlukan sayap besar atau elemen downforce aktif yang mencolok. Detail-detail kecil pun dirancang dengan presisi tinggi. Lampu depan dan belakang terintegrasi secara halus ke dalam siluet aerodinamis mobil, begitu pula dengan desain dan penempatan wiper kaca depan yang dibuat seminimalis mungkin agar tidak mengganggu aliran udara.

Dari segi dimensi, Ferrari Luce memiliki panjang 5.026 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.544 mm. Ukuran ini sedikit lebih panjang dibandingkan Ferrari Purosangue yang memiliki panjang 4.973 mm. Namun, Luce tetap lebih ramping dan lebih rendah jika dibandingkan dengan lebar 2.028 mm dan tinggi 1.589 mm dari Purosangue. Penempatan baterai di lantai kendaraan berkontribusi signifikan terhadap pusat gravitasi Luce yang diklaim berada 95 mm lebih rendah dibandingkan Purosangue, memberikan keunggulan handling yang superior.

Luce dibangun di atas platform khusus yang memang dikembangkan secara eksklusif untuk kendaraan ini, menegaskan komitmen Ferrari untuk menciptakan kendaraan listrik yang otentik, bukan sekadar adaptasi. Tampilan Ferrari Luce terasa sangat modern, memadukan unsur retro-futuristik dengan aura mobil yang dirancang sebagai manifestasi kemampuan rekayasa aerodinamika tingkat tinggi. Ferrari menyadari bahwa desain yang radikal ini mungkin tidak akan disukai oleh semua kalangan, namun mereka melihatnya sebagai strategi untuk menarik segmen pembeli yang lebih muda dan inovatif.

Detail aerodinamis semakin dipertegas dengan adanya sirip aktif di bagian depan Luce. Sirip ini mampu menyesuaikan aliran udara untuk keperluan pendinginan dan optimalisasi performa aerodinamika, menyesuaikan diri dengan konfigurasi berkendara yang dipilih. Terdapat ventilasi di panel seperempat depan dan bagian belakang mobil yang dirancang secara cerdas untuk mengalirkan udara dari area roda seefisien mungkin, mengurangi turbulensi.

Roda yang digunakan pada Luce merupakan roda terbesar yang pernah diaplikasikan pada mobil jalan raya Ferrari. Bagian depan dilengkapi dengan roda berukuran 23 inci dengan ban 265/35 R23, sementara bagian belakang menggunakan roda 24 inci dengan ban 315/30 R24. Sistem pengereman mengandalkan cakram karbon-keramik berukuran 390 mm di depan dan 372 mm di belakang, memastikan daya henti yang optimal.

Sentuhan personalisasi juga ditawarkan pada elemen struktural pilar C belakang. Bagian ini dapat dikonfigurasi menggunakan serat karbon atau dicat untuk menciptakan tampilan yang lebih dinamis. Bahkan emblem ikonik "Cavallino" dan logo tulisan Ferrari berlapis krom di bagian belakang dapat diganti dengan elemen ukiran laser atau emboss, sebuah inovasi yang tidak hanya estetis tetapi juga berkontribusi pada profil aerodinamika yang lebih efisien.

Masuk ke dalam kabin, pengaruh desain dari Jony Ive dan Marc Newson sangat terasa. Interior Luce disebut-sebut sebagai standar baru dalam integrasi Human Machine Interface (HMI) di dalam kendaraan. Setir kemudi yang terbuat dari aluminium didesain bergaya retro, namun semua kontrol penting tertata rapi dan mudah dijangkau. Layar tengah Luce dipasang pada dudukan putar yang dapat dimiringkan ke arah pengemudi atau penumpang, dilengkapi dengan pegangan aluminium yang serasi.

Meskipun layar dapat dioperasikan dengan sentuhan, Ferrari tetap menyediakan tombol fisik untuk penyesuaian pengaturan iklim dan kenop putar untuk kontrol volume audio, sebuah perpaduan harmonis antara teknologi modern dan kenyamanan pengguna. Detail-detail kecil seperti indikator suhu kabin yang tidak hanya menampilkan angka, tetapi juga gradasi warna yang merepresentasikan suhu aktual di dalam kabin, menunjukkan perhatian mendalam pada pengalaman pengguna.

Fitur unggulan Luce juga terletak pada mode peluncurannya. Dengan mengaktifkan tuas khusus yang terpasang di atap, kabin akan memancarkan cahaya oranye dan menampilkan instruksi yang memandu pengemudi untuk mencapai akselerasi 0-100 km/jam dalam 2,5 detik.

Di balik performa dahsyat tersebut, terdapat paket baterai berkapasitas 122 kWh yang menjadi sumber tenaga bagi total 12 motor listrik. Konfigurasi ini unik, di mana tiga motor listrik ditempatkan pada setiap roda. Empat motor listrik utama berfungsi untuk menyalurkan tenaga penggerak, sementara motor lainnya didedikasikan untuk meredam suspensi melalui inverter 48 volt dan mengontrol sistem kemudi. Baterai ini terdiri dari 15 modul dengan kepadatan energi 305 watt-jam per kilogram dan beroperasi pada arsitektur 800 volt. Luce mampu menerima pengisian daya maksimal 350 kW dan dilengkapi dengan port pengisian daya di kedua sisi.

Sistem kemudi dan suspensi Luce secara aktif menyesuaikan diri saat mobil bergerak, memberikan kombinasi kelincahan berkendara dan kenyamanan yang luar biasa, sesuai dengan janji Ferrari. Daya total dari keempat motor listrik Luce dapat mencapai 772 kW dalam mode launch control, dengan torsi puncak 990 Nm pada setiap motor. Angka ini meningkat drastis menjadi 11.500 Nm pada roda berkat rasio gigi step-down pada gearbox independen di setiap roda. Motor depan Luce menghasilkan daya 210 kW/280 Nm, sementara motor belakangnya menyumbang 620 kW/710 Nm. Mobil ini menggunakan sistem penggerak semua roda, namun motor depan dapat dipisahkan untuk efisiensi energi tambahan saat dalam mode Range.

Dengan segala kecanggihan dan performa yang ditawarkan, Ferrari Luce diklaim mampu menempuh jarak hingga 530 km berdasarkan standar pengujian Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP). Kehadiran Luce 2027 tidak hanya menandai evolusi produk Ferrari, tetapi juga menjadi bukti keseriusan mereka dalam menghadapi masa depan otomotif yang semakin terintegrasi dengan teknologi ramah lingkungan.

Disclaimer

This article was rewritten using AI technology based on information from antaranews.com without altering the facts of the original article.

Also Read

Tags