Jakarta – Dunia otomotif listrik kembali diramaikan dengan kehadiran BYD Atto 3 generasi ketiga yang kini menawarkan kemampuan pengisian daya super cepat. Peluncuran resmi kendaraan ini di Tiongkok pada Kamis, 21 Mei lalu, menandai langkah maju signifikan bagi produsen mobil asal Tiongkok tersebut dalam inovasi teknologi kendaraan elektrifikasi.
Berdasarkan laporan dari CarNewsChina yang dirilis pada hari yang sama, BYD Atto 3 generasi terbaru ini dibangun di atas e-Platform 3.0 Evo. Platform ini menjadi fondasi bagi berbagai peningkatan, termasuk implementasi baterai Blade generasi kedua yang dikenal dengan keamanan dan efisiensinya. Lebih lanjut, teknologi pengisian daya cepat BYD yang terintegrasi pada model ini menjadi daya tarik utama, menjanjikan waktu pengisian yang jauh lebih singkat bagi para penggunanya.
Dari sisi performa, kendaraan listrik ini mengadopsi sistem penggerak roda belakang. Konsumen ditawarkan dua pilihan motor listrik yang bertenaga, yakni versi 200 kW dan 240 kW, memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan dan preferensi berkendara.
Untuk menopang performa tersebut, BYD Atto 3 generasi baru dibekali dengan pilihan paket baterai Blade Battery generasi kedua. Terdapat dua kapasitas yang tersedia, yaitu 57,5 kWh dan 68,5 kWh. Kombinasi baterai ini dengan teknologi pengisian daya cepat terkini, memungkinkan jarak tempuh yang mengesankan. Berdasarkan siklus uji kendaraan ringan Tiongkok (CLTC), jarak tempuh yang dapat dicapai berkisar antara 540 km hingga 630 km, tergantung pada varian yang dipilih. Jarak tempuh ini menempatkan BYD Atto 3 sebagai pilihan yang kompetitif di segmen mobil listrik dengan jangkauan jauh.
Inovasi tidak berhenti pada sektor penggerak dan baterai. BYD juga memberikan perhatian serius pada aspek sasis dan pengendalian. BYD Atto 3 terbaru ini menggunakan konfigurasi suspensi depan MacPherson yang dikenal memberikan stabilitas dan kenyamanan, serta suspensi belakang lima-link yang menyempurnakan performa handling.
Keunggulan teknologi BYD semakin terlihat dengan disematkannya sistem DiSus-C intelligent damping body control system. Sistem ini secara aktif mengatur redaman suspensi untuk menjaga kenyamanan dan stabilitas, terutama saat melaju di berbagai kondisi jalan. Selain itu, teknologi iTAC 2.0, sebuah sistem kontrol torsi yang cerdas, serta TBC (Torque Vectoring Control) untuk kontrol stabilitas saat terjadi pecah ban, turut disematkan untuk meningkatkan keselamatan dan performa berkendara.
Aspek keselamatan dan kemudahan berkendara juga ditingkatkan melalui sistem bantuan pengemudi canggih. BYD Atto 3 kini dilengkapi dengan sistem DiPilot 300 "God’s Eye B". Sistem ini memanfaatkan teknologi lidar dan didukung oleh total 30 sensor, memungkinkan fitur-fitur seperti bantuan navigasi di jalan raya dan perkotaan, serta kemampuan parkir otomatis. Keberadaan sistem ini menunjukkan komitmen BYD untuk menghadirkan kendaraan yang tidak hanya efisien tetapi juga aman dan mudah dikendarai.
Dari sisi dimensi, BYD Atto 3 generasi ketiga ini memiliki panjang 4.665 mm, lebar 1.895 mm, dan tinggi 1.675 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 2.770 mm. Dimensi ini memberikan ruang kabin yang lega dan kenyamanan bagi penumpang.
Secara estetika, BYD Atto 3 tetap mempertahankan bahasa desain khas "Dragon Face" dari BYD. Namun, pada generasi terbaru ini, terdapat beberapa penyempurnaan. Tampilan depan kini lebih datar, dipadukan dengan lampu depan yang ramping. Pegangan pintu didesain semi tersembunyi untuk memberikan tampilan yang lebih aerodinamis dan modern. Bagian belakang mobil dipercantik dengan lampu belakang lebar yang memiliki elemen pencahayaan bermotif anyaman, menciptakan kesan visual yang khas dan elegan.
Fungsionalitas ruang penyimpanan juga menjadi perhatian BYD. Kendaraan ini menawarkan bagasi depan elektrik dengan kapasitas 180 liter yang dapat dibuka hanya dengan ketukan, sebuah fitur inovatif yang menambah kenyamanan. Bagasi belakang memiliki kapasitas yang lebih besar, yaitu 750 liter, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu, terdapat solusi penyimpanan tambahan berupa laci di bawah jok belakang, kompartemen khusus untuk kacamata, dan ruang penyimpanan di area depan penumpang, memastikan semua barang bawaan tertata rapi.
Masuk ke dalam kabin, BYD Atto 3 terbaru menawarkan pengalaman berkendara yang futuristik. Layar tengah mengambang menjadi pusat kendali informasi dan hiburan, terintegrasi dengan sistem DiLink terbaru. Setir dua palang baru memberikan tampilan modern, sementara fitur head-up display menyajikan informasi penting tanpa pengemudi harus mengalihkan pandangan dari jalan. Tuas transmisi ditempatkan di kolom setir untuk efisiensi ruang, dan fitur pengisian daya nirkabel 50W hadir untuk kemudahan mengisi daya gawai.
Bagi penumpang, BYD Atto 3 menghadirkan fitur-fitur kenyamanan premium. Kursi penumpang depan model "Queen Seat" dilengkapi dengan sandaran kaki, memberikan kenyamanan ekstra layaknya di singgasana. Tersedia pula kotak pendingin untuk menjaga minuman tetap dingin. Kursi depan dilengkapi dengan fitur ventilasi dan pemanas, serta pemanas setir untuk kenyamanan dalam berbagai kondisi cuaca. Sistem audio 16 speaker menambah kemewahan pengalaman hiburan di dalam kabin.
BYD Atto 3 generasi baru ini ditawarkan dalam beberapa varian dengan pilihan jarak tempuh dan fitur yang berbeda, serta rentang harga yang kompetitif di pasar Tiongkok. Varian 540 km Leading dibanderol dengan harga 119.900 yuan (sekitar Rp311 juta). Varian 540 km Beyond ditawarkan seharga 129.900 yuan (sekitar Rp337 juta). Untuk varian dengan jangkauan 630 km, model Beyond dijual seharga 142.900 yuan (sekitar Rp371 juta). Varian tertinggi, 630 km Excellence, memiliki harga 149.900 yuan (sekitar Rp389 juta).
Meskipun mengalami penurunan penjualan domestik di Tiongkok pada April 2026 (5.111 unit, turun 21,9% dari bulan sebelumnya dan 58,4% secara tahunan), BYD Atto 3, yang dipasarkan sebagai Yuan Plus di pasar domestik, memiliki rekam jejak global yang mengesankan. Sejak diluncurkan pertama kali di Tiongkok pada Februari 2022, mobil ini dilaporkan telah mencatatkan angka penjualan akumulatif global yang melampaui 1,1 juta unit di 116 negara dan wilayah hingga April 2026, menunjukkan penerimaan yang luas di pasar internasional.
This article was rewritten using AI technology based on information from antaranews.com without altering the facts of the original article.






