Pelaku Tabrak Lari diMakassar Harus diTangkap

oleh -

Takalar — Setelah aksi solidaritas sejumlah aktivis di Jl. Andi Tonro depan rumah pelaku penabrakan yang diketahui warga keturunan Tionghoa, kini aktivis Sulsel Akhmad Kudri yang juga kerabat Ismail Baso Taba (suami korban tabrak lari) menegaskan agar aparat hukum bekerja maksimal menangkap pelaku yang masih belum diketahui keberadaannya.

Hal ini disampaikan Akhmad Kudri, Kamis (14/10/2021) dan menegaskan sikap penegak hukum untuk menahan dan memeriksa pelaku secepat mungkin sebelum pelaku berniat melarikan diri.

Aktivis yang sejak dulu kurang responsif terhadap penetrasi orang tianghoa yang memiliki sikap tidak bertanggung jawab di Makassar, pemuda yang melawan dan menolak tambang pasir laut Galesong ini juga resah atas tidak adanya rasa bertanggung jawab dari pelaku akibat perbuatannya yang telah menyakibatkan korban Nursanti Octaviana cedera lutut.

Sebagaimana kesaksian suami korban bernama Ismail Baso Taba, yang saat itu bersama korban berkendara motor, kejadian tabrak lari itu terjadi pada Minggu 10 Oktober 2021 pukul 14.20 Wita di Jl. Andi Tonro.

“Diduga pelaku melanggar lalulintas dengan melawan arah menggunakan motor kaisar warna hijau. Bak angkut kaisar tersebut terbuka bagian samping dan menabrak kaki kiri korban yang saat itu menggunakan Mio Soul warna merah,” ujarnya.

Akibatnya aktivis perempuan tersebut mengalami pecah tempurung lutut kiri dan dislokasi tulang. “Pelaku melanggar lalulintas dengan melawan arah dituntut pidana dan perdata, meminta agar mereka bertanggung jawab,” tambah suami korban.

“Sebagai orang Takalar Sulsel dan kader Hijau Hitam, tentu prihatin atas cobaan yang melanda istri kerabat kami, dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan rekan-rekan aktivis lainnya dan para advokat untuk pendampingan korban dalam pelaporan dan penanganan hingga ditangkapnya pelaku tersebut,” tegas Kudri.