Survei terbaru mengenai kepuasan pelanggan di Amerika Serikat mengungkapkan sebuah pergeseran preferensi yang signifikan. Berdasarkan laporan American Customer Satisfaction Index (ACSI) Telecommunications, Cell Phone, and Smartwatch Study 2026, Samsung berhasil merebut posisi teratas, mengungguli rival beratnya, Apple, dalam hal kepuasan pengguna smartphone.
Penelitian yang dipublikasikan pada 19 Mei 2026 tersebut mencatat bahwa Samsung meraih skor kepuasan keseluruhan sebesar 81 poin. Sementara itu, Apple menduduki peringkat kedua dengan skor 80 poin. Angka ini menandai sebuah pencapaian penting bagi Samsung, terutama mengingat pasar Amerika Serikat yang merupakan arena kompetisi sengit antara kedua raksasa teknologi ini.
Menariknya, tahun sebelumnya kedua perusahaan ini mencatat skor yang identik. Namun, kini Samsung berhasil memimpin dalam persepsi keseluruhan mengenai pengalaman pengguna. Laporan ACSI juga merinci lebih lanjut bahwa segmen perangkat flagship premium menjadi kategori yang paling diminati dan memuaskan konsumen. Di segmen ini, Samsung Galaxy S Series memimpin dengan skor 84 poin, diikuti oleh seri iPhone terbaru dari Apple yang mengumpulkan 82 poin. Google Pixel Series turut unjuk gigi dengan menduduki peringkat selanjutnya dengan skor kepuasan 80 poin.
Keberhasilan Samsung ini bukan hanya sekadar angka. Ini merefleksikan kemampuan produsen asal Korea Selatan tersebut dalam menghadirkan pengalaman digital yang memuaskan sekaligus layanan purnajual yang andal. Bagi Samsung, pasar Amerika Serikat adalah medan pertempuran krusial dalam mempertahankan dominasinya di kancah global.
Secara umum, tren kepuasan pengguna smartphone menunjukkan peningkatan. ACSI mencatat adanya kenaikan rata-rata industri sebesar 1 persen, mencapai 79 poin. Peningkatan ini didorong oleh adopsi fitur-fitur modern yang dinilai sangat aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu aspek yang paling diapresiasi oleh para responden adalah daya tahan baterai perangkat. Kemampuan baterai yang awet menjadi pertimbangan penting bagi pengguna dalam aktivitas mobilitas mereka.
Selain itu, laporan ACSI 2026 juga kali ini memasukkan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai salah satu kriteria penilaian. Kehadiran AI dalam perangkat kini tidak lagi dipandang sebagai sekadar konsep eksperimental, melainkan sebagai fitur yang praktis dan fungsional. Pengguna semakin merasakan manfaat nyata dari integrasi AI dalam berbagai aspek penggunaan smartphone mereka, mulai dari optimasi kinerja hingga kemudahan dalam menjalankan tugas-tugas sehari-hari.
Dalam ranah ponsel lipat atau foldable phone, Samsung juga masih memegang kendali pasar, mengungguli Google dan Motorola. Namun, laporan ini juga mencatat bahwa perangkat ponsel lipat, terlepas dari inovasi yang ditawarkannya, masih menghasilkan lebih banyak keluhan operasional dibandingkan dengan model smartphone konvensional. Hal ini mengindikasikan bahwa kategori ponsel lipat masih memiliki tantangan besar dalam hal durabilitas dan kenyamanan penggunaan jangka panjang.
ACSI tidak hanya fokus pada smartphone, tetapi juga merilis data kepuasan konsumen untuk perangkat jam tangan pintar atau smartwatch. Dalam kategori ini, Samsung dan Apple kembali berbagi posisi puncak dengan skor yang sama, yaitu 80 poin. Meskipun demikian, Samsung mengalami penurunan skor kepuasan smartwatch sebesar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara Apple mampu mempertahankan skornya. Google Fitbit berada di peringkat ketiga dengan skor 78 poin.
Metodologi survei ACSI 2026 melibatkan pengumpulan 26.963 respons dari pengguna yang dipilih secara acak melalui email. Proses pengumpulan data ini berlangsung dari April 2025 hingga Maret 2026. Pihak ACSI menjelaskan bahwa kenaikan kepuasan pengguna secara keseluruhan mencakup berbagai aspek performa, termasuk desain, ketahanan perangkat, kualitas konektivitas, hingga integrasi aplikasi yang mendukung pengalaman pengguna. Penilaian yang komprehensif ini memberikan gambaran yang utuh mengenai persepsi konsumen terhadap teknologi yang mereka gunakan sehari-hari.






