Cari Mobil Bekas Hemat Bensin di Bawah Rp 150 Juta? Ini Daftarnya

Fitra Eri

Memasuki pasar mobil bekas untuk mencari kendaraan yang efisien dalam konsumsi bahan bakar dan tidak memberatkan kantong untuk operasional harian memerlukan ketelitian ekstra. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terus berfluktuasi mendorong banyak konsumen untuk mengalihkan perhatian pada opsi mobil seken yang menawarkan solusi mobilitas terjangkau namun tetap andal, baik untuk kebutuhan keluarga maupun individu. Beruntungnya, pasar mobil bekas menawarkan beragam pilihan model, mulai dari segmen city car yang lincah, hatchback yang praktis, hingga Multi-Purpose Vehicle (MPV) yang akomodatif.

Merujuk pada data yang dihimpun dari sumber terpercaya, terdapat sejumlah rekomendasi mobil bekas dengan rentang harga mulai dari Rp80 jutaan yang patut dipertimbangkan jika prioritas utama Anda adalah efisiensi bahan bakar. Pilihan ini mencakup berbagai segmen yang dapat disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan Anda.

Salah satu model yang menonjol dalam hal efisiensi adalah Mitsubishi Mirage. Diproduksi antara tahun 2012 hingga 2022, city car berkapasitas mesin 1.200 cc ini unggul berkat bobotnya yang ringan, membuatnya sangat mudah dikendalikan di tengah kepadatan lalu lintas perkotaan. Konsumsi bahan bakarnya dilaporkan mampu mencapai 15 hingga 19 kilometer per liter dalam penggunaan normal. Keunggulan lainnya meliputi dimensi yang ringkas, biaya pajak tahunan yang relatif rendah, serta ongkos perawatan yang terjangkau. Untuk unit bekasnya, Anda bisa menemukannya dengan kisaran harga antara Rp80 juta hingga Rp140 jutaan.

Beralih ke pabrikan Jepang lainnya, Daihatsu Ayla 1.2 varian tahun produksi 2017-2023 menawarkan alternatif yang menarik. Dengan mesin 1.200 cc, Ayla menyajikan performa yang lebih baik dibandingkan varian 1.0 liter, sembari tetap mempertahankan efisiensi bahan bakar di angka 14-18 kilometer per liter. Keunggulan utama Ayla seken terletak pada harga jualnya yang kompetitif, ketersediaan suku cadang yang melimpah di pasaran, biaya pajak yang ramah di kantong, serta kemudahan pengoperasian yang menjadikannya pilihan ideal bagi pengemudi pemula. Estimasi harga untuk unit bekasnya berkisar antara Rp85 juta hingga Rp130 jutaan.

Honda Brio Satya, khususnya untuk model tahun 2016-2022, juga menjadi primadona di segmen mobil kota. Ditenagai oleh mesin 1.200 cc i-VTEC yang dikenal responsif dan hemat bahan bakar, Brio Satya mampu mencatatkan konsumsi bahan bakar sekitar 15-20 kilometer per liter untuk kombinasi rute dalam kota dan luar kota. Daya tarik utamanya terletak pada kelincahan performa, pengalaman berkendara yang menyenangkan, desain modern yang tetap relevan, serta nilai jual kembali yang cenderung stabil di pasar otomotif. Anda dapat memperoleh unit bekas Brio Satya dengan merogoh kocek antara Rp100 juta hingga Rp170 jutaan.

Bagi yang mencari sedikit perbedaan dari desain konvensional, Suzuki Ignis hadir dengan konsep crossover unik yang menawarkan ground clearance lebih tinggi. Diproduksi sejak 2017 hingga sekarang, Ignis memiliki efisiensi bahan bakar yang impresif, berkisar antara 15-18 kilometer per liter. Bodinya yang ringan berkontribusi pada kelincahan manuver di perkotaan, ditambah dengan kabin yang cukup lega dan kemudahan parkir. Anda bisa membawa pulang unit bekas Ignis dengan menyiapkan anggaran mulai dari Rp100 juta hingga Rp165 jutaan.

Jika kebutuhan Anda adalah kendaraan keluarga dengan kapasitas lebih besar, Suzuki Ertiga generasi 2016-2023 bisa menjadi pilihan. MPV berkapasitas tujuh penumpang ini menawarkan kabin yang luas dan nyaman untuk perjalanan jarak jauh, dengan konsumsi bensin yang berkisar 13-16 kilometer per liter. Keunggulannya meliputi kenyamanan optimal, kemudahan dalam mencari suku cadang, serta ruang kabin yang lapang. Untuk memboyong unit bekas Ertiga, Anda perlu menyiapkan dana antara Rp120 juta hingga Rp220 jutaan.

Saudara kembar Daihatsu Ayla, yaitu Toyota Agya 1.2 (produksi 2017-2023), juga merupakan opsi yang patut dipertimbangkan. Dengan mesin 1.200 cc Dual VVT-i, Agya mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 14-18 kilometer per liter. Popularitasnya didukung oleh jaringan bengkel resmi Toyota yang luas, kemudahan perawatan, harga yang bersaing, serta kecocokannya sebagai mobil pertama. Harga unit bekas Agya berkisar antara Rp90 juta hingga Rp145 jutaan.

Bagi penggemar hatchback dengan sentuhan sporty, Honda Jazz GK5 (produksi 2014-2021) masih menjadi buruan meski produksinya telah dihentikan. Model ini dikenal dengan desainnya yang sporty, fleksibilitas kabin, dan mesin yang responsif. Konsumsi bahan bakarnya berada di kisaran 13-17 kilometer per liter, dan kelebihannya adalah memiliki komunitas pengguna yang besar dan aktif. Harga bekas untuk Jazz GK5 ini berada pada rentang Rp145 juta hingga Rp220 jutaan.

Alternatif hatchback lain yang menawarkan kenyamanan dan gaya adalah Toyota Yaris (produksi 2014-2022). Model ini sangat cocok untuk aktivitas harian di perkotaan maupun perjalanan luar kota. Dapur pacu 1.500 cc-nya menghasilkan konsumsi bahan bakar yang realistis di angka 12-16 kilometer per liter. Keunggulan Yaris meliputi fitur kabin yang cukup lengkap, nilai jual kembali yang baik, serta kemudahan akses ke bengkel resmi. Harga bekasnya berkisar antara Rp130 juta hingga Rp240 jutaan.

Bagi yang mencari MPV terjangkau dengan kapasitas hingga tujuh penumpang dan biaya operasional rendah, Toyota Calya (produksi 2017-2024) adalah jawaban yang tepat. Mengusung mesin 1.200 cc Dual VVT-i, Calya mencatatkan efisiensi bahan bakar sekitar 14-18 kilometer per liter dalam penggunaan normal. Unit bekas MPV murah ini dipasarkan dengan harga mulai Rp95 juta hingga Rp160 jutaan.

Terakhir, bagi Anda yang membutuhkan kendaraan perkotaan yang ringkas dan praktis, Nissan March (produksi 2014-2021) patut dipertimbangkan. Dimensi yang kompak dengan radius putar kecil membuatnya sangat lincah untuk bermanuver di tengah kemacetan. Dengan mesin 1.200 cc, March mampu menyajikan tingkat konsumsi bahan bakar antara 14-18 kilometer per liter. Kelebihan lainnya adalah kemudahan pengendalian, kabin yang cukup lapang, serta harga bekas yang terjangkau, yaitu di kisaran Rp85 juta hingga Rp135 jutaan.

Sebelum Anda membuat keputusan transaksi pembelian mobil bekas, penting untuk diingat bahwa kelayakan unit tetap menjadi prioritas utama, terlepas dari banderol harga yang menarik. Langkah pertama yang sangat direkomendasikan adalah menggunakan jasa inspeksi profesional. Pihak ketiga ini akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi mesin, sistem kaki-kaki, komponen kelistrikan, hingga mendeteksi adanya indikasi bekas kecelakaan.

Selain itu, periksa kelengkapan buku servis berkala. Catatan perawatan rutin yang tercantum di dalamnya mencerminkan seberapa baik pemilik sebelumnya merawat kendaraan tersebut. Perhatikan juga kondisi fisik mesin secara kasat mata, dengarkan suara saat mesin menyala dalam posisi idle, pastikan tidak ada potensi kebocoran oli, dan rasakan respons kendaraan saat dijalankan.

Proses uji berkendara atau test drive memegang peranan krusial dalam mengevaluasi kinerja sistem transmisi, fungsi rem, kualitas suspensi, serta stabilitas pengendalian secara keseluruhan. Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah menyesuaikan pilihan jenis kendaraan dengan kebutuhan riil Anda serta kemampuan finansial yang dimiliki. Hal ini penting agar beban biaya operasional di kemudian hari tidak sampai mengganggu stabilitas keuangan Anda.

Also Read

Tags