Indomobil Sambut Positif Wacana Pajak Kendaraan Listrik di Tanah Air

Fitra Eri

Seiring dengan upaya pemerintah Indonesia dalam mengkaji penerapan regulasi perpajakan bagi kendaraan listrik, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (Indomobil Group) secara tegas menyatakan kesiapannya untuk mengikuti setiap kebijakan yang ditetapkan. Pernyataan ini mencerminkan sikap adaptif perusahaan terhadap dinamika pasar otomotif yang kian beralih ke kendaraan ramah lingkungan, di mana minat konsumen terus menunjukkan peningkatan signifikan.

Santiko Wardoyo, CEO Indomobil Dealership Group, dalam keterangannya menyampaikan bahwa perusahaan akan sepenuhnya patuh terhadap aturan pajak kendaraan listrik yang nantinya akan dikeluarkan oleh pemerintah. Ia menambahkan bahwa tren positif dalam adopsi kendaraan listrik, baik roda dua maupun roda empat, merupakan kabar gembira bagi industri otomotif. "Kami akan selalu menyesuaikan diri dengan regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Yang terpenting bagi kami adalah melihat antusiasme konsumen terhadap kendaraan listrik yang terus bertumbuh, baik itu mobil maupun motor. Ini adalah perkembangan yang sangat menggembirakan bagi kami sebagai pelaku industri," ujar Santiko.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah gelaran pameran otomotif akbar, Indomobil Expo, yang mengusung tema "EVperience" di Bandung. Pameran yang dimulai pada Sabtu, 23 Mei 2026, ini akan berlangsung hingga 31 Mei 2026. Sebelumnya, acara serupa telah sukses diselenggarakan di beberapa kota besar lainnya seperti Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya. Pemilihan Bandung sebagai lokasi pameran kali ini bukanlah tanpa alasan. Santiko melihat karakteristik masyarakat Jawa Barat, khususnya Bandung, sangat terbuka dan adaptif terhadap inovasi teknologi baru, menjadikannya pasar potensial untuk kendaraan listrik. "Bandung kami pilih karena merupakan salah satu pusat penting dalam perjalanan elektrifikasi di Indonesia. Masyarakatnya dikenal dinamis, kreatif, dan sangat terbuka terhadap perkembangan teknologi terkini," jelas Santiko.

Faktor pendukung lain yang mendorong pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia adalah semakin meratanya infrastruktur pengisian daya. Data dari PT PLN (Persero) per akhir tahun 2025 menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat telah memiliki lebih dari 300 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sebanyak 27 SPKLU di antaranya tersebar di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Bandung Barat. Peningkatan drastis dalam penggunaan kendaraan listrik di wilayah ini juga tercermin dari lonjakan aktivitas pengisian daya saat momen hari raya. "Pada periode Ramadan dan Lebaran 2025, tercatat adanya peningkatan transaksi pengisian daya di SPKLU Jawa Barat hingga lebih dari 400 persen dibandingkan periode sebelumnya. Ini menunjukkan kepercayaan konsumen yang semakin tinggi," ungkap Santiko.

Secara nasional, ekosistem kendaraan listrik semakin diperkuat dengan peresmian fasilitas pengisian daya ke-5.000 oleh PLN di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Keberadaan jaringan infrastruktur yang luas ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan dalam bertransisi ke kendaraan listrik. Santiko menegaskan bahwa transisi menuju kendaraan listrik bukan hanya soal produk unggulan, tetapi juga mencakup kesiapan ekosistem pendukung dan keyakinan konsumen untuk menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari. "Perjalanan menuju elektrifikasi ini tidak hanya sebatas pada produk kendaraan itu sendiri, melainkan juga pada kesiapan seluruh ekosistem pendukungnya serta bagaimana kita membangun rasa percaya diri konsumen untuk menggunakan kendaraan listrik dalam mobilitas harian mereka," tuturnya.

Dalam gelaran Indomobil Expo di Bandung, Indomobil Group menampilkan ragam merek otomotif terkemuka, baik roda empat maupun roda dua. Untuk segmen roda empat, ditampilkan lini produk dari Changan, Citroën, GAC AION, Maxus, dan Volkswagen. Sementara untuk segmen roda dua, dihadirkan produk-produk dari Indomobil e-Motor. Beberapa unit unggulan yang menarik perhatian pengunjung antara lain AION V, AION UT, Hyptec HT, Changan Lumin, Changan Deepal S07, Citroën eC3, Maxus MIFA 9, Maxus MIFA 7, serta Volkswagen ID. Buzz.

Untuk memudahkan pengunjung dalam memiliki unit-unit idaman selama pameran, Indomobil juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung, termasuk kesempatan untuk melakukan uji kendaraan secara langsung (test drive) dan skema pembiayaan yang menarik. Penawaran insentif finansial yang diberikan mencakup uang muka ringan mulai dari 10 persen, paket bunga nol persen dengan tenor hingga lima tahun, hingga opsi kredit jangka panjang hingga tujuh tahun. "Oleh karena itu, kami terus berupaya memperkuat dukungan layanan purna jual, memperluas jaringan dealer, serta meningkatkan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik secara menyeluruh bagi konsumen kami," pungkas Santiko.

Also Read

Tags