Harga logam mulia kembali menjadi perhatian pelaku pasar dan investor. Selain emas, perak juga semakin dilirik sebagai alternatif investasi karena harganya yang relatif lebih terjangkau. Pada perdagangan hari ini, harga perak produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam tercatat mengalami kenaikan dibandingkan hari sebelumnya.
Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam pada Kamis, 5 Maret 2026 berada di level Rp52.900 per gram. Nilai tersebut naik sekitar Rp900 per gram dibandingkan harga pada Rabu (4/3/2026) yang berada di kisaran Rp52.000 per gram.
Kenaikan ini menunjukkan pergerakan positif pada pasar logam mulia setelah sebelumnya harga perak sempat mengalami fluktuasi dalam beberapa hari terakhir.
Rincian Harga Perak Antam Hari Ini
Selain ukuran per gram, Antam juga menawarkan produk perak batangan dalam berbagai ukuran besar yang biasanya diminati oleh investor atau kolektor logam mulia. Berikut rincian harga perak Antam per Kamis, 5 Maret 2026:
- 1 gram: Rp52.900
- 250 gram: Rp13.625.000
- 250 gram (termasuk PPN 11%): Rp15.123.750
- 500 gram: Rp26.450.000
- 500 gram (termasuk PPN 11%): Rp29.359.500
Selain produk batangan standar, Antam juga menyediakan seri khusus seperti perak Heritage dengan ukuran tertentu yang biasanya ditujukan untuk kolektor maupun hadiah.
Pergerakan Harga Perak Beberapa Hari Terakhir
Harga perak Antam sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari sebelumnya. Misalnya, pada 4 Maret 2026 harga sempat melemah hingga Rp52.000 per gram setelah turun cukup tajam dari level sebelumnya. Namun pada perdagangan hari ini, harga kembali naik dan masuk ke zona positif.
Fluktuasi harga tersebut merupakan hal yang wajar di pasar logam mulia karena dipengaruhi berbagai faktor, baik dari pasar global maupun kondisi ekonomi domestik.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Perak
Pergerakan harga perak tidak terlepas dari sejumlah faktor utama. Salah satunya adalah permintaan industri global. Berbeda dengan emas yang lebih banyak digunakan sebagai instrumen investasi, perak memiliki fungsi penting dalam berbagai sektor industri.
Logam ini banyak digunakan dalam industri elektronik, energi surya, hingga peralatan medis. Ketika permintaan industri meningkat, harga perak biasanya ikut terdorong naik.
Selain itu, pergerakan harga logam mulia juga sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, nilai tukar dolar AS, serta kebijakan suku bunga bank sentral. Jika kondisi ekonomi global tidak stabil, investor cenderung mencari aset aman seperti emas dan perak.
Harga perak dunia sendiri tercatat mengalami penguatan sekitar 0,33% menjadi sekitar US$83,70 per troy ons pada perdagangan internasional sebelumnya. Pergerakan ini turut memberikan sentimen positif terhadap harga perak di pasar domestik.
Perak Mulai Dilirik sebagai Alternatif Investasi
Dalam beberapa tahun terakhir, perak semakin diminati sebagai instrumen investasi alternatif. Banyak investor pemula memilih perak karena harganya jauh lebih rendah dibandingkan emas, sehingga lebih mudah dijangkau.
Selain itu, potensi kenaikan harga perak juga cukup menarik, terutama ketika permintaan industri meningkat. Dengan perkembangan teknologi seperti panel surya dan perangkat elektronik, kebutuhan terhadap perak diperkirakan akan terus bertambah.
Meski demikian, para investor tetap disarankan untuk memantau pergerakan harga logam mulia secara rutin sebelum mengambil keputusan investasi. Harga perak, seperti halnya emas, dapat berubah setiap hari mengikuti kondisi pasar global.
Pentingnya Memantau Harga Logam Mulia
Bagi masyarakat yang tertarik berinvestasi logam mulia, memantau harga harian menjadi langkah penting. Informasi harga terbaru dapat membantu menentukan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual logam mulia.
Dengan kenaikan harga perak Antam menjadi Rp52.900 per gram hari ini, logam mulia tersebut kembali menunjukkan potensi sebagai instrumen investasi yang menarik. Namun, seperti jenis investasi lainnya, perak tetap memiliki risiko fluktuasi harga yang perlu diperhatikan oleh para investor.





