Mobil listrik seperti Polytron G3 mulai menjadi pilihan masyarakat untuk mobilitas harian. Selain ramah lingkungan, kendaraan ini juga dikenal lebih hemat dari sisi operasional dibanding mobil berbahan bakar bensin.
Namun, berapa sebenarnya biaya yang harus disiapkan setiap hari jika menggunakan mobil listrik Polytron? Berikut rincian lengkapnya.
Konsumsi Energi dan Biaya per Kilometer
Mobil listrik Polytron G3 Series dibekali baterai sekitar 51 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 km dalam sekali pengisian.
Jika dihitung, konsumsi energinya berada di kisaran ±0,12–0,13 kWh per km. Dengan tarif listrik rumah tangga sekitar Rp1.600–Rp1.700 per kWh, maka biaya per kilometer hanya sekitar:
Rp200–Rp230 per km
Angka ini jauh lebih murah dibanding mobil bensin yang rata-rata bisa mencapai Rp1.500–Rp2.000 per km.
Simulasi Biaya Harian
Untuk penggunaan sehari-hari, mari ambil contoh umum:
- Jarak tempuh: 50 km per hari
- Biaya per km: Rp220
Maka total biaya harian:
50 km × Rp220 = Rp11.000 per hari
Artinya, pengguna mobil listrik Polytron hanya perlu mengeluarkan sekitar Rp10 ribuan per hari untuk kebutuhan energi.
Jika pemakaian lebih ringan, misalnya 30 km per hari, biaya bisa turun ke kisaran Rp6.000–Rp7.000.
Biaya Bulanan Lebih Terjangkau
Jika dikalkulasikan dalam skala bulanan:
- Jarak tempuh: 1.500 km per bulan
- Biaya: ± Rp330.000 per bulan
Biaya ini tergolong sangat hemat, terutama jika dibandingkan mobil konvensional yang bisa menghabiskan Rp1 juta hingga Rp2 juta per bulan untuk BBM.
Skema Sewa Baterai Jadi Faktor Tambahan
Polytron juga menawarkan skema Battery as a Service (BaaS), yaitu sistem sewa baterai agar harga mobil lebih terjangkau.
Dalam skema ini, pengguna perlu membayar biaya tambahan bulanan (umumnya sekitar Rp1 jutaan).
Jika dihitung per hari:
± Rp1.200.000 ÷ 30 hari = Rp40.000 per hari
Sehingga total biaya operasional menjadi:
- Tanpa sewa baterai: ± Rp11.000/hari
- Dengan sewa baterai: ± Rp50.000/hari
Biaya Sekali Isi Daya
Dengan kapasitas baterai sekitar 51 kWh, biaya untuk pengisian penuh berkisar:
± Rp80.000 – Rp90.000 sekali charge
Dengan jarak tempuh hingga 400 km, pengisian ini bisa digunakan selama beberapa hari tergantung pemakaian.
Misalnya:
- Pemakaian 50 km/hari → cukup untuk 7–8 hari
- Pemakaian 30 km/hari → bisa sampai 10–13 hari
Harga Mobil dan Investasi Awal
Untuk diketahui, harga mobil listrik Polytron saat ini berada di kisaran:
- Mulai Rp299 juta (dengan skema sewa baterai)
- Hingga Rp400–500 jutaan untuk skema kepemilikan penuh
Harga ini tergolong kompetitif di segmen SUV listrik di Indonesia.
Lebih Hemat dan Minim Perawatan
Selain biaya energi, mobil listrik juga unggul dari sisi perawatan:
- Tidak perlu ganti oli mesin
- Komponen lebih sedikit dibanding mobil konvensional
- Biaya servis cenderung lebih rendah
Hal ini membuat total biaya kepemilikan (total cost of ownership) menjadi lebih hemat dalam jangka panjang.
Kesimpulan
Menggunakan Polytron G3 untuk kebutuhan harian terbukti cukup ekonomis.
Rincian biaya yang perlu disiapkan:
- Tanpa sewa baterai: sekitar Rp10.000–Rp15.000 per hari
- Dengan sewa baterai: sekitar Rp50.000 per hari
Dengan biaya yang jauh lebih rendah dibanding mobil bensin, mobil listrik Polytron menjadi solusi menarik bagi masyarakat yang ingin berhemat sekaligus beralih ke kendaraan ramah lingkungan.





